Kamis, 25 Februari 2021

Peluang Kerja Kaum Difabel Masih Minim

Laporan oleh Teguh Ardi Srianto
Bagikan

Peluang kerja orang berkebutuhan khusus (difabel) masih sangat minim di dunia kerja umum.

Kondisi itu dibuktikan dengan masih belum banyaknya, perusahaan-perusahaan yang membuka kesempatan untuk kaum difabel bisa bekerja di sektor formal.

Sulistiyowati satu di antara penyandang difabel di Surabaya mengatakan, meski aturannya sudah jelas, kalau dalam satu perusahaan diharuskan ada 1 persen penyandang difabel yang dipekerjakan, tapi kenyataannya belum semua perusahaan mematuhi aturan itu.

“Masih banyak perusahaan yang memandang sebelah mata keberadaan kami, meski sebenarnya kami mampu mengerjakan tugas-tugas tertentu yang bisa dikerjakan orang normal,” jelas Sulis.

Dicontohkan Sulis, beberapa waktu lalu dia sempat melamar ke sebuah perusahaan, tapi ditolak karena yang dibutuhkan karyawan difabel yang tuna runggu. “Jadi belum semua penyandang difabel bisa diterima di sektor-sektor formal,” ujarnya.

Dengan kondisi yang dialami, Sulis lebih memilih untuk membuka usaha sendiri dengan memproduksi tas dan kue, juga berdagang batik tulis. “Saya sudah punya segmen pasar sendiri untuk usaha yang saya jalankan sekarang, jadi tidak masalah meski tidak bekerja di sektor formal,” ungkapnya.

Meski sudah berusaha sendiri, Sulis mengaku tetap ingin mencoba melamar kerja ke beberapa perusahaan yang bersedia memfasilitasi orang-orang difabel. “Kalau memang ada yang mau menerima, saya juga siap, khususnya untuk penyandang difabel seperti saya yang menggunakan kursi roda,” jelas Sulis.

Sementara beberapa kawannya yang juga menyandang difabel, juga memilih kerja mandiri dan mengembangkan jaringan sesama penyandang difabel yang sebenarnya kemampuan mereka tidak kalah dengan orang normal.

“Kalau soal kemampuan dan pendidikan, kami tidak kalah dengan mereka yang normal, bahkan diantara kami ada yang mampu mengoperasikan program-program komputer dengan mahir. Ini karena latar belakang pendidikan kami juga tidak serendah yang dipikirkan banyak orang,” tukas Sulis. (tas/ipg)

Teks Foto :
– Beberapa penyandang difabel yang ikut hadir dalam Pameran Bursa Kerja di Islamic Center Surabaya, Selasa (3/6/2014).
Foto : Teguh suarasurabaya.net

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Kamis, 25 Februari 2021
26o
Kurs