Selasa, 21 Juli 2026

Pembagian Hand Tractor Hanya Pencitraan Presiden

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Beberapa anggota DPR RI menilai janji Presiden Jokowi untuk membagaikan hand tractor dan pompa air kepada petani, hanya pelengkap seremonial. Contohnya pembagian hand tractor dan peralatan pertanian di Kabupaten Ponorogo Jatim yang bermasalah.

Ribuan peralatan pertanian sudah dipajang saat Presiden Jokowi berdialog dengan petani di Ponorogo sampai sekarang belum dibagikan. Traktor yang sudah diserahkan secara simbolis kepada perwakilan petani juga langsung ditarik setelah upacara selesai.

Fadli Zon, wakil ketua DPR RI, mengatakan, pencitran seperti ini sebaiknya jangan dilakukan. “Kasihan petani. Pertani yang hatinya berbunga-bunga setelah dijanjikan hand tractor, akhirnya gigit jari,” katanya.

Menanggapi kejadian di Ponorogo tersebut, Amran Sulaiman Menteri Pertanian mengatakan, ada salah komunikasi antara petani dan panitia. Ribuan traktor yang waktu itu dipamerkan, tidak seluruhnya untuk Ponorogo tapi untuk petani di seluruh Jatim.

“Kabupaten Ponorogo sendiri mendapat jatah sekitar 45 traktor selebihnya dibagikan ke daerah lain. Kesalahan komunikasi menyebabkan petani menganggap ribuan traktor itu seluruhnya untuk petani Ponorogo,” katanya.

Amran juga menegaskan traktor ini dibagikan secara gratis, petani penerima tidak dikenakan biaya apapun. Dirinya berjanji akan menindak bawahannya yang memungut biaya dari petani penerima traktor. (jos/iss/dwi)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 21 Juli 2026
30o
Kurs