Minggu, 21 Juni 2026

NU Tetap pada Sikapnya, Melarang Warga Nahdliyin Shalat Jumat di Jalan Protokol

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Rencana aksi damai 2 Desember 2016 yang akan diawali shalat Jumat di Jalan Sudirman dan Thamrin atau di sekitar bundaran Hotel Indonesia Jakarta masih mengundang kontroversi.

Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) dalam siaran persnya, Minggu (27/11/2016) masih tetap pada sikapnya melarang warga Nahdliyin untuk ikut ambil bagian dalam shalat Jumat yang akan dilaksanakan di jalan protokol tersebut.

Selain tidak lazim, juga dapat menganggu ketertiban umum. Pertimbangan PBNU, karena di sekitar lokasi tersebut banyak masjid sehingga tidak elok kalau shalat di jalanan.

Haedar Nashir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menyampaikan rencana shalat Jumat di jalan protokol ini dibatalkan saja, dialihkan ke masjid-masjid atau di tempat shalat yang telah disediakan. “Meskipun shalat bisa di mana saja, tetapi tidak ada anjuran shalat di jalan protokol,” kata Haedar.

Sementara itu, KH Ahmad Mustofa Bisri Ulama Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menganggap, budaya shalat Jumat di jalan raya merupakan bid`ah besar. Sejak jaman rasul sampai sekarang tidak ada perintah shalat di jalan protokol.(jos/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 21 Juni 2026
28o
Kurs