Minggu, 22 Mei 2022

SAR Gunung Kidul Selamatkan Korban Terseret Ombak

Laporan oleh Tito Adam Primadani
Bagikan
Ilustrasi. Foto : malangtimes.com

Tim Pencarian dan Penyelamatan Koordinator Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelamatkan dua orang wisatawan yang terseret ombak hingga puluhan meter dari bibir Pantai Drini.

Kedua korban yakni Ilham (20) warga Sulawesi Barat dan Rano (20) warga Sulawesi Selatan yang semuanya tinggal di rumah kost wilayah Yogyakarta.

Sukisno angota SAR Pantai Drini di Gunung Kidul mengatakan, peristiwa ini berawal saat keduanya bermain air di alur keluar masuk kapal sampai tidak sadar bahwa ombak besar datang. Kedua korban terseret ke tengah laut sejauh 50 meter dari bibir pantai.

“Mungkin karena terlalu asiknya menikmati air, sehingga ketika mengetahui ombak datang, kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Sukisno seperti dilansir Antara, Minggu (23/10/2016).

Dia mengatakan, tim SAR yang bertugas di kawasan pantai ini baru mengetahui kedua korban terseret ombak setelah puluhan wisatawan berteriak-teriak histeris meminta pertolongan.

“Saat kami datang keduanya sudah tenggelam dan tidak bisa terlihat. Lokasi korban sudah jauh dari bibir pantai, maka upaya penyelamatan kami gunakan kapal SAR,” kata dia.

Tindakan tim SAR yang cepat, akhirnya berhasil menyelamatkan kedua korban. Keduanya yang sudah tenggelam, berhasil diangkat dan menggunakan kapal jungkung milik SAR. Hingga akhirnya dibawa ke pos untuk mendapatkan penanganan medis.

“Setelah mendapat perawatan sejenak, kedua korban kondisi kesehatannya pulih dan oleh beberapa temamnnya diajak kembali ke Yogyakarta,” katanya.

Secara terpisah, Marjono Koordinator tim SAR wilayah II Gunung Kidul mengaku kondisi ombak pantai selatan sulit diprediksi.

“Gelombang sulit diprediksi, maka kami sebenarnya sudah meminta pada wisatawan untuk berhati-hati, bahkan disarankan tidak bermain air di laut. Tetapi biasanya, termasuk kedua korban ini tidak mengindahkan himbauan kami, sehingga terjadilah musibah ini,” kata Marjono sambil menambahkan bahwa kecelakaan laut diawali dengan ketidakpatuhan wisatawan terhadap imbauan petugas, dalam hal ini tim SAR. (ant/tit/DWI)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 22 Mei 2022
28o
Kurs