Selasa, 3 Agustus 2021

Digitalisasi Dokumen Sastra di HB Jassin Januari 2018

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ilustrasi. Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin. Foto: bonekarusia.wordpress.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bertanggung jawab untuk mengelola dan menyelamatkan koleksi dan karyawan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin dengan menjadikan yayasan itu sebagai unit pelaksana teknis (UPT).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan digitalisasi seluruh dokumentasi sastra yang ada di Yayasan HB Jassin sebagai langkah pertama.

“Kemudian, kami akan mengangkat bapak ibu yang sekarang mengelola Yayasan HB Jassin untuk menjadi pengawas UPT,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, dikutip Liputan6, Jumat (3/10/2017).

Anies juga mengatakan, Pemprov akan membayarkan gaji pegawai yang belum diberikan selama tiga bulan karena tidak adanya dana dari yayasan. UPT tersebut, kata Anies, akan mulai efektif per Januari 2018 mendatang.

“Kita ingin pusat dokumentasi sastra HB Jassin menjadi salah satu tempat rujukan Jakarta, nasional, bahkan internasional,” kata dia.

Mantan Mendikbud itu mengaku bersyukur, perangkulan Yayasan PDS HB Jassin merupakan satu dari beberapa janji kampanyenya yang satu per satu mulai dia lunasi.

“Kami bersyukur janji itu kini terlunasi. Insyaallah di bulan Januari terlaksana. Saya sampaikan saya memiliki komitmen untuk merawat karya-karya sastra ini,” kata Anies.

Anies menilai karya-karya yang tersimpan itu bisa menjadi warisan budaya dan sastra bagi generasi mendatang. “Ini luar biasa sekali. Di kemudian hari ini akan menjadi harta karun sastra indonesia,” ujar Anies Baswedan.(den/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Sejak Pagi Buta Demi Mendapat Vaksin

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Antrean Vaksinasi di Terminal 2 Juanda

Surabaya
Selasa, 3 Agustus 2021
28o
Kurs