Minggu, 24 Januari 2021

Risma Bersama Forpimda Cek Kesiapan Pengamanan Natal di Tempat Ibadah

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya didampingi oleh Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, AKBP Ronny Suseno Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan Kolonel Kav M. Zulkifli Danrem Surabaya memantau sterilisasi di gereja, Jumat (22/12/2017). Foto: Anggi suarasurabaya.net

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya didampingi pimpinan Forpimda memantau langsung kesiapan tempat ibadah gereja jelang perayaan Natal 2017. Risma berharap Surabaya jauh lebih aman dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

Risma dibonceng motor oleh Kompol Kompol Dies Ferra Kapolsek Bubutan menuju Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen, Surabaya. Di belakangnya ikut mengiringi Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya berboncengan dengan Kolonel Kav M. Zulkifli Danrem Surabaya. AKBP Ronny Suseno Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga tampak ikut mengawal dalam perjalanan keliling ke gereja ini.

Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya mengatakan, tim gabungan telah siap memberikan rasa aman kepada umat kristiani yang akan melaksanakan perayaan natal. Sterilisasi gereja dilakukan untuk mencegah ancaman teror. Kegiatan tersebut, kata Rudi, dilakukan ke semua gereja yang ada di Surabaya.

“Kita ada 1.200 personel dari Pemerintah Kota dan TNI yang siap mengamankan. Kesepakatan semua gereja akan disterilisasi, kita sudah siapkan walaupun anggota Brimob-nya tidak cukup, kita sudah ajarkan polisi di Polsek untuk menggunakan alat metal detectors, untuk mengontrol semua tempat. Apabila ada yang mencurigakan baru kita panggil gegana,” kata dia, Jumat (22/12/2017).

Adapun kegiatan sterilisasi yang dilakukan adalah dengan memeriksa di setiap sudut ruangan yang ada di dalam dan sekitar gereja dengan menggunakan alat metal detectors. Polisi memastikan gereja aman dari benda-benda yang bisa membahayakan masyarakat ketika sedang beribadah.

Sementara, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya berharap dengan pengamanan yang sudah dipersiapkan, Surabaya jauh lebih aman dari tahun sebelumnya. Kegiatan pengamanan, kata Risma, dilakukan mulai dari tingkat kelurahan.

“Bukan hanya tempat ibadah saja tapi di perumahan warga juga dilakukan pengamanan. Seluruh personel yang sudah saya tugaskan tadi akan melakukan pengamanan mulai hari ini sampai dua hari setelah Natal. Pokoknya semuanya harus aman. Terutama cuaca ekstrem yang harus di waspadai. Di tingkat kelurahan sudah kita latih dan mereka sudah punya alat untuk mengantisipasinya,” kata dia.

Risma juga mengimbau kepada masyarakat khususnya yang hendak liburan atau mudik. Masyarakat diminta agar lebih teliti dan cermat saat meninggalkan rumah.

“Kalau meninggalkan rumah tolong dicek dulu dengan teliti, kunci, gas, listrik. Itu biasanya yang sering terjadi, orangnya tidak ada, rumahnya kebakaran. Tolong di cek lagi sebelum meninggalkan rumah. Kemudian waktu di jalan tidak usah terburu-buru, mending terlambat daripada terjadi musibah,” kata dia. (ang/bid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pak Nunut Pak …

Jelang Tol Manyar Banjir

‘Ranjau’ di Bawah Layang Trosobo

Empat Stand Pasar Ikan Hias Gunung Sari Terbakar

Surabaya
Minggu, 24 Januari 2021
27o
Kurs