Senin, 15 Agustus 2022

Unggah Video Rohingya, Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicabut

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Shwe Eain Si ratu kecantikan Myanmar, mengatakan gelarnya dicabut setelah mengunggah video grafis yang menuduh militan muslim Rohingya melakukan kekerasan komunal di negara bagian Rakhina, sebuah konflik penuh dengan kontroversi di negara yang mayoritas menganut ajaran Budha itu.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook-nya pekan lalu, Miss Grand Myanmar Shwe Eain Si menuduh para militan Rohingya memimpin sebuah “kampanye media” untuk mengelabui dunia agar bepikir bahwa “mereka adalah orang-orang yang tertindas.”

Rekaman Shwe Eain Si yang berbicara ke arah kamera diselingi gambar-gambar grafis orang-orang yang berlumuran darah di wajah mereka, bayi tanpa pakaian dan tangkapan layar dari video yang diunggah oleh kelompok militan, yang dikenal sebagai ARSA (Arakan Rohingya Salvation Army).

Pada Minggu, perusahaan di balik kontes kecantikan itu mengumumkan bahwa Shwe Eain Si sudah kehilangan gelarnya karena melanggar peraturan kontrak.

Tentara Myanmar dituduh melakukan operasi pembersihan etnis terhadap Rohingya di ujung barat negara itu tempat lebih dari setengah juta minoritas Muslim melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh sejak 25 Agustus.

Dalam menghadapi kecaman global yang intens, pemerintah Myanmar secara tegas membela operasi keamanan tersebut sebagai tindakan keras yang sah terhadap militan Rohingya yang menyerang pos polisi pada bulan lalu. (ant/fik)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Senin, 15 Agustus 2022
25o
Kurs