Sabtu, 15 Juni 2024

Cuaca Arab Saudi Panas, JCH Diimbau Perbanyak Minum

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Jamaah Calon Haji Kloter 1 Situbondo masuk di Asrama Haji Sukolilo, Senin (16/7/2018). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Faridul Ilmi Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Jawa Timur mengatakan, berdasarkan laporan terakhir, cuaca di Arab Saudi menyentuh 45 hingga 50 drajat celcius. Maka dari itu, pihaknya mengimbau Jamaah Calon Haji (JCH) agar memperbanyak minum air mineral.

“Kabar terakhir yang kami terima, cuaca di sana (Arab Saudi, red) sedang panas. Suhunya bisa mencapai antara 45-50 drajat celcius,” kata Farid saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (16/7/2018).

Farid mengimbau agar para jamaah calon haji (JCH) menjaga cairan dalam tubuh dengan memperbanyak minum air mineral. Para JCH juga diimbau untuk mengenakan payung saat keluar ruangan untuk beribadah dan lain sebagainya.

“Kami mengimbau kepada para calon jemaah haji ini supaya banyak minum. Haus nggak haus banyak minum supaya cairan tubuh tetap terjaga. Kemudian kalau keluar mau beribadah itu diusahakan memakai payung,” ujar Farid.

Farid juga mengimbau agar setiap jamaah dalam satu kloter bisa saling memperhatikan jamaah lainnya, terutama yang sudah lansia. Artinya, jamaah yang lebih muda diimbau untuk bisa membantu saat jamaah yang sudah lansia kesusahan.

Menurut Farid, dalam setiap kloter sudah ada tiga orang tim kesehatan yang bertugas membantau setiap jamaah. Bahkan, untuk lebih menjamin kesehatan para jamaah, tahun ini juga untuk pertama kalinya dibentuk tim Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji ( P3JH). Nantinya tim ini akan berjaga di tempat-tempat yang padat.

“Tim P3JH bertugas membantu kesehatan di lingkungan-lingkungan yang padat, yang sekiranya banyak berkumpul seperti di tempat melempar jumroh, di Arofah, Muzdalifah, dan sebagainya. Makanya yang direkrut dari tenaga medis yang memenuhi syarat, yang usianya masih muda,” ujar Farid. (bid/tin)

Berita Terkait

..
Surabaya
Sabtu, 15 Juni 2024
30o
Kurs