Kamis, 7 Juli 2022

Meski Solar Langka, Sopir Truk di Sumenep Enggan Beli Eceran

Laporan oleh Admin
Bagikan

Kelangkaan solar di Kabupaten Sumenep, Madura sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Sejumlah sopir truk yang ditemui Reporter Radio Nada Sumenep mengaku solar sering kosong di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumenep.

Dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Gita Reporter Nada FM melaporkan, Bukhori, Sopir truk mengaku atas kelangkaan ini, ia dan rekan-rekannya sesame sopir truk sampai mencari ke semua SPBU di Sumenep bahkan sampai ke luar Sumenep, seperti Pamekasan

“Saya mencari ke semua SPBU di Sumenep, bahkan ke Pamekasan, tapi sama saja, banyak yang kosong,” keluhnya, Kamis (6/9/2018).

Bukhori juga menambahkan, meski stok solar di sejumlah SPBU kosong, dirinya akan tetap menunggu pasokan solar datang. Dia enggan membeli di pengecer karena harganya jauh lebih mahal.

“Ya ditunggu saja, soalnya kalau ngecer juga harganya jauh lebih mahal,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Mayang, salah satu pengelola SPBU di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan Sumenep, mengaku kelangkaan yang terjadi bukan karena stok yang kurang, melainkan permintaan pelanggan yang saat ini sangat tinggi.

“Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan solar, namun permintaan pelanggan sekarang memang tinggi, sehingga stok yang ada kurang,” katanya. (dim/rst)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 7 Juli 2022
27o
Kurs