Minggu, 11 Oktober 2026

Pemuka Agama Terus Diteror, Bamsoet Minta Polri Jangan Lambat

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI. Foto: Faiz suarasurabaya.net

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI mengutuk aksi kekerasan terhadap pemuka agama dan perusakan rumah ibadah yang terus berulang. Menurutnya, kepolisian harus segera mengusut tuntas aksi-aksi itu agar masyarakat tidak makin resah.

Kekerasan terakhir terhadap pemuka agama menimpa pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karang Asem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (18/2/2018) dan muazin di Majalengka. Sedangkan perusakan rumah ibadah terjadi di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa para pemuka agama dan perusakan rumah ibadah. Polri harus segera mengusutnya secara serius dan membongkar motif di baliknya,” ujar Bambang, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Bamsoet menjelaskan, rangkaian kekerasan terhadap pemuka agama dan perusakan tempat ibadah bukan hanya meresahkan masyarakat. Menurutnya, rangkaian peristiwa itu juga berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.

Untuk itu, Bamsoet mengharapkan TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) makin waspada.

“Pimpinan DPR meminta Komisi I DPR mendorong TNI dan BIN untuk mengantisipasi situasi keamanan, ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan masyarakat,” kata dia.

Namun, Bamsoet juga meminta masyarakat tetap tenang dan menahan diri.

“Jangan sampai mudah terpancing dan tidak menjadikan insiden itu sebagai provokasi bernuansa SARA,” pungkas dia.(faz/ipg)‎

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
34o
Kurs