Rabu, 18 Mei 2022

Soal Registrasi Prabayar, Telkomsel Gandeng Dukcapil Jemput Bola

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Telkomsel dan Dukcapil kerjasama jemput bola registrasi prabayar. Foto: Humas Telkomsel

Telkomsel bekerjasama dengan Dukcapil terus dorong pelanggan lakukan registrasi prabayar dengan jemput bola.

Program ini berupa kegiatan kunjungan dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan pedesaan, serta penempatan petugas pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan program registrasi prabayar.

Sukardi Silalahi Direktur Sales Telkomsel menyampaikan, bahwa program jemput bola ini merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah.

“Kolaborasi Telkomsel dan Dukcapil ini mendorong registrasi yang sesuai peraturan dan ketentuan, menggunakan NIK dan NoKK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan data kependudukan,” terang Sukardi Silalahi.

Secara intensif petugas pelayanan mobile GraPARI dan petugas Dukcapil berkeliling dan membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian seperti permukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri.

Melalui kerja sama dengan Dukcapil, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.

“Telkomsel juga menambah jam pelayanan GraPARI dengan buka Sabtu Minggu dan menambah jam pelayanan lebih panjang. Lebih dari itu, Telkomsel sediakan jalur dan petugas khusus registrasi menghindari antrean pengunjung,” tambah Sukardi.

Penambahan jam pelayanan dan petugas di GraPARI ini merupakan bentuk respons atas masukan dari sejumlah pelanggan yang berharap bisa memperoleh informasi dan akses lebih mudah dalam melakukan proses registrasi, disela kesibukan keseharian mereka.

Telkomsel mengidentifikasi GraPARI – GraPARI yang berada ditempat-tempat strategis dan padat pengunjung untuk kemudian ditambah jam pelayanannya agar bisa memberikan informasi dan pendampingan bagi pelanggan untuk meregistrasikan kartunya.

Masa registrasi prabayar akan memasuki fase pemblokiran layanan total pada 1 Mei 2018, di mana pelanggan yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

Meskipun demikian, pelanggan tetap dapat melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 4444, menu akses *444#, atau website www.telkomsel.com. Pelanggan yang telah berhasil melakukan registrasi langsung bisa menikmati seluruh layanan seperti semula.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,” tambah Sukardi.

Telkomsel, lanjut Sukardi mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi sesuai ketentuan dengan data sebenar-benarnya yang dimiliki pelanggan.
“Telkomsel juga mengharapkan dukungan semua pihak karena program ini dalam jangka panjang akan menjadikan industri telekomunikasi lebih sehat dan pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan, pelaku industri dan masyarakat luas,” pungkas Sukardi.(tok)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Jalan Tambak Osowilangon Macet

Jalan Ahmad Yani Surabaya Pada Petang Hari

Kemacetan di Ketintang Arah Jalan Karah

Surabaya
Rabu, 18 Mei 2022
28o
Kurs