Rabu, 25 November 2020

Guru Harus Mampu Mengenali Potensi Bullying di Sekolah

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Unesa. Foto: Humas Unesa

Guru diharapkan memiliki kemampuan mengenali potensi bullying yang terjadi lingkungan sekolah. Mutima Faidah Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Unesa mengatakan, saat ini banyak guru yang belum memiliki kepekaan atas potensi bullying di kalangan siswa.

“Dia (korban bullying, red) tidak mengalami kekerasan fisik, tapi dia mengalami kekerasan psikis oleh temannya sendiri,” ujar Mutima pada Kamis (2/5/2019).

Mengatasi hal ini, Mutima mengatakan, semua insan pendidikan perlu melakukan kerja bersama, mulai dari guru, dinas pendidikan, hingga orang tua. Menurutnya, sekolah bebas bullying menjadi salah satu ciri sekolah layak anak.

Ia mengatakan, beberapa hal dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut, yaitu melalui perbaikan sistem rekrutmen guru, peningkatan kualitas calon guru, dan pelatihan pada guru yang telah ada.

“Selama ini rekrutmen guru hanya dilihat kemampuan dia dalam menjawab angka-angka, kognitif, tidak mengukur afeksinya. Sikapnya, perilakunya. Harus ada perbaikan rekrutmen dulu,” katanya.

Ia juga mengatakan, lembaga pendidikan juga harus mampu menghasilkan guru-guru yang ramah anak. Menurutnya, dimulai dari calon guru inilah pendidikan ramah anak dapat diwujudkan. Bagi guru yang sudah ada, pelatihan untuk membangun kepekaan mengenai potensi bullying di sekolah perlu digencarkan.

Pada hari pendidikan yang diperingati hari ini, Kamis (2/5/2019), ia berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan melakukan sosialisasi yang lebih masif ke sekolah-sekolah dan melakukan pelatihan peningkatan kapasitas guru. Ini agar mereka memilih persepsi yang sama tentang pemenuhan hak dan perlindungan anak di lembaga pendidikan.

“Juga memberi apresiasi pada sekolah yang tidak hanya mendeklarasikan (sekolah ramah anak, red) tapi juga real anak merasa sekolah adalah rumah keduanya,” pungkasnya. (bas/rst)

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
28o
Kurs