Minggu, 28 Februari 2021

Jelang Sidang Putusan Gus Nur, Jalan Depan PN Surabaya Ditutup

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Sekitar pukul 08.00 WIB, massa yang mengawal jalannya persidangan juga telah berdatangan di depan Pengadilan Negeri Surabaya. Dampaknya Jl. Arjuno Surabaya ditutup. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Jelang putusan Sugi Nur Rahardja atau Gus Nur di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Kamis (24/10/2019), Jalan Arjuno ditutup kedua sisi. Polisi juga telah memasang pagar berduri di sekitaran jalan depan gerbang PN Surabaya. Beberapa mobil taktis kepolisian juga disiagakan di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, massa yang mengawal jalannya persidangan juga telah berdatangan. Massa yang mendukung pemenjaraan Gus Nur berada di sisi selatan PN Surabaya, sedangkan massa yang mendukung pembebasan Gus Nur berada di sisi utara gedung. Mereka dipisahkan dengan pagar berduri dan pengawalan polisi untuk menghindari potensi bentrok.

Kedua massa aksi sama-sama mengisi demonstrasi mereka dengan pembacaan salawat. Di sisi selatan, terbentang sebuah spanduk besar bertuliskan “Kami Rindu Islam Rajmatan Lil Alamin. Islam yang merangkul”. Sedangkan di sisi utara sesekali demonstrasi diisi dengan orasi.

“Semoga Hakim paham saudara, dan membebaskan Gus Nur. Saya tidak paham di mana otaknya hakim kalau sampai Gus Nur dihukum. Gus Nur tidak bersalah,” teriak salah satu orator.

Sidang Gus Nur sendiri direncanakan akan digelar pada 10.00 WIB dengan agenda pembacaan putusan pengadilan. Beberapa perwakilan massa pro dan kontra Gus Nur juga telah masuk ke dalam gedung PN Surabaya untuk menyaksikan jalannya persidangan.

Sidang serupa sebenarnya direncanakan digelar pekan kemarin pada Kamis (17/10/2019).

Sigit Sutriyono Humas PN Surabaya mengatakan, sidang tersebut ditunda karena majelis hakim belum menemukan mufakat soal putusan yang akan diambil.

Sebagai informasi, sebelumnya Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim atas kasus pencemaran nama baik. Kasus ini berawal ketika Gus Nur merekam dah menyebarkan video berjudul “Generasi Muda NU Penjilat” di media sosial. Di dalam video tersebut, Gus Nur diketahui mengucapkan kata-kata yang dianggap kasar dan mencemarkan nama baik NU. (bas/dwi/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Minggu, 28 Februari 2021
26o
Kurs