Sabtu, 28 November 2020

Lulusan dan Lapangan Kerja Tidak Seimbang, Butuh Enterpreneur

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie M.Eng., Rektor Unusa saat memberikan paparan terkait Enplus Festival 2019. Foto: Totok suarasurabaya.net

Lulusan perguruan tinggi setiap tahun tidak seimbang jumlahnya dengan kesempatan lapangan kerja, sehingga berdampak masih banyaknya lulusan perguruan tinggi memilih jadi karyawan. Untuk itu dibutuhkan keterampilan enterpreneur agar kesempatan kerja terbuka.

“Rasanya memang seperti itu. Dari tahun ke tahun, jumlah lulusan perguruan tinggi di negeri ini terus bertambah. Sedangkan lapangan kerja jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah lulusan itu. Ini persoalan yang terus berlangsung. Faktanya, kesempatan kerja memang tidak dapat menampung,” terang Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie M.Eng., Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Rabu (6/3/2019).

Karena itu, lanjut Achmad Jazidie, di bangku kuliah para mahasiswa layak dibekali dengan kemampuan enterpreneur, agar kedepannya memiliki kemandirian serta tidak bergantung pada tersedianya lapangan kerja.

“Justru dengan bekal enterpeneur itu, mereka yang akan membuka lapangan kerja, dan tidak bergantung pada tersedianya lapangan kerja. Jiwa enterpreneurship inilah yang harus diasah sejak mereka berada dibangku kuliah,” tegas Achmad Jazidie.

Namun demikian, Achmad Jazidie berpesan bahwa di Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya) jiwa enterpreneurship itu diharapkan akan menumbuhkan enterpreneur yang rahmatan lil’alamin. “Itu yang terpenting, dan wajib dipahami dalam menumbuhkan jiwa enterpreneur yang rahmatan lil’alamin,” pungkas Achmad Jazidie.

Dari keinginan untuk menumbuhkan jiwa enterpreneurship yang rahmatan lil’alamin itulah, Unusa menjadwalkan kegiatan Enterpreneur Plus Festival (Enplus Festival) 2019 pada Kamis (7/3/2019) dengan menghadirkan sejumlah kegiatan yang digelar di DBL Arena Surabaya.

Dr. M. Yusak Anshori Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa menambahkan sebagai kegiatan tahunan yang sudah dimulai sejak 2018 lalu, tahun ini Enplus Festival memilih tema: Dream Big and Make Impact.

“Harapan kami agar generasi muda punya mimpi besar dan mewujudkannya dengan memberikan dampak positif yang besar untuk masyarakat. Dalam konteks ini adalah enterpreneurship atau kewirausahaan berjati diri Islami,” tambah Yusak Anshori.

Dijadwalkan hadir Ernest Prakasa artis dan sutradara film, serta kelompok musik Four Twenty dipanggung Enplus Festival 2019. Juga sederet talkshow, dan hadirnya lebih dari 100 booths kuliner karya mahasiswa.(tok/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
28o
Kurs