Rabu, 5 Agustus 2026

Operasional Perbankan di Wamena Masih Lumpuh

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Ilustrasi. Pengendara melintasi Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). Foto: Antara

Zendarto Dirut BPD Papua mengatakan operasional perbankan di Wamena hingga Kamis (26/9/2019) masih lumpuh, karena sebagian besar karyawan masih trauma dan berada di pengungsian, namun pihaknya masih melayani transaksi terbatas, misalnya permintaan uang dari Pemda Jayawijaya.

“Karyawan masih berada di pengungsian yang berada di Polres Jayawijaya dan beberapa orang di antaranya terutama wanita sudah minta dievakuasi ke Jayapura,” kata Zendarto di Jayapura, Kamis (26/9/2019).

Ia mengaku belum dapat memastikan kapan operasional perbankan kembali beroperasi. Namun ketersediaan dana tunai di ATM terjamin.

Kantor cabang BPD Papua di Wamena menjadi salah satu bangunan yang dirusak pendemo, termasuk kantor kas dan rumah dinas. Bahkan kendaraan operasional milik BPD dibakar.

Zendarto mengatakan akan mengevakuasi karyawannya dari Wamena.

Hal senada juga disampaikan I Gede Raka Arimbawa Kepala Kanwil Bank Mandiri Papua. Secara terpisah ia mengatakan operasional Bank Mandiri Wamena ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Bahkan karyawan Bank Mandiri beserta keluarga akan dievakuasi dari Wamena,” kata Arimbawa, seperti dilansir Antara.

Demo anarkis yang terjadi di Wamena, Senin (23/9/2019) menyebabkan 30 orang meninggal dan 70 an orang mengalami luka-luka serta ratusan bangunan baik milik pemerintah maupun swasta dibakar dan dirusak. (ant/dwi/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 5 Agustus 2026
23o
Kurs