Jumat, 3 Desember 2021

Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-AS, Pelajar Diskusikan Luar Angkasa

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Dr. Hakeem Oluseyi Astrofisikawan asal Amerika Serikat saat memimpin diskusi tentang luar angkasa bersama ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Spazio Hall, Surabaya pada Selasa (8/10/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya mengikuti diskusi tentang luar angkasa bersama Dr. Hakeem Oluseyi Astrofisikawan asal Amerika Serikat di Spazio Hall, Surabaya pada Selasa (8/10/2019).

Diskusi ini menjadi serangkaian kegiatan dalam rangka perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Amerika Serikat. Tema sains dan teknologi, khususnya soal luar angkasa dipilih sebab 4 Oktober-10 Oktober dirayakan sebagai Pekan Antariksa Sedunia.

Selain berdiskusi dengan pelajar di Surabaya, Dr. Hakeem Oluseyi juga berdiskusi dengan pelajar dari sembilan american corners yang tersebar di sembilan kota. Menggunakan teknologi video call, astrofisikawan tersebut menyapa langsung pelajar dari Semarang, Surabaya, Malang, Jakarta, Jogjakarta, Pontianak, Padang, Bandung, dan Ambon.

“Jadi ini kali pertama connect dengan semua American Corner (yang ada di Indonesia, red). Dan ini menunjukkan kepada semua, bagaimana teknologi memperluas pesan dengan orang di kota-kota berbeda di Indonesia,” ujar Angie Mizeur Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya di sela acara pada Selasa (8/10/2019).

Dr. Hakeem membahas beberapa hal mengenai antariksa. Pembahasan diawali dengan sejarah pemikiran manusia tentang semesta (Universe). Ia menyebut, pemikiran tentang alam semesta di luar planet bumi, telah dimulai sejak lama. Ia menyontohkan para filsuf yunani yang telah menaruh perhatian pada tema astronomi.

Selain berbagi ilmu dengan pelajar, kunjungannya ke Indonesia juga dimanfaatkan untuk mengunjungi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Watukosek, Pasuruan.

Sebagai informasi, selain menjadi astrofisikawan, Dr. Hakeem Oluseyi juga menjabat sebagai pemimpin pendidikan sains luar angkasa di divisi keterlibatan sains kemitraan di markas besar NASA di Washington DC. Karya Dr. Hakeem telah menghasilkan 11 paten dan 80 publikasi yang mencakup pembahasan astrofisika, kosmologi, manufaktur semikonduktor, dan tenaga ion. Ia juga tercatat sebagai dosen fisika di Institut Teknologi Florida, dan sejumlah universitas di Amerika Serikat. (bas/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs