Minggu, 31 Mei 2020

Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pemilu, Tambaksari Jadi Titik Rawan

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya mengecek kesiapan pasukan. Foto: Humas Polrestabes Surabaya

Sekitar 2.300 personel gabungan siap diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu 2019 di Kota Surabaya. Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta instansi Pemkot Surabaya, seperti Linmas dan Satpol PP.

Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya mengatakan, ribuan personel gabungan ini akan disebar di beberapa titik yang berpotensi rawan. Salah satunya di kecamatan Tambaksari, yang jumlah TPSnya dinilai paling banyak.

Menurutnya, hal itu akan berpengaruh pada proses penghitungan suara yang membutuhkan waktu lebih panjang dari daerah lainnya. Rudi menilai, ini bisa saja berpotensi rawan dan perlu pengamanan yang lebih.

“Ini kerawanannya berbeda-beda. Kalau kerawanan dalam hal akan terjadinya gangguan keamanan, sepertinya tidak ada. Tapi kalau kerawanan terkait kondisi daerah yang dikaitkan dengan aturan-aturan KPU, kami melihat di Tambaksari. Itu TPSnya banyak, dan warganya paling besar,” kata Rudi, Jumat (22/3/2019).

Selain disebar ke beberapa titik rawan, kata dia, para personel juga akan terbagi dalam operation desk yang terkoneksi langsung dengan Command Center. Selama sekitar 23 hari ke depan, mereka akan bekerja sama dalam pengkoordinasian keamanan.

“Mulai tanggal 24 Maret-13 April masa tenang ini yang terus dipantau pengamanannya. Kemudian masa pencoblosan tanggal 17 April, penghitungan dan seterusnya ini kita juga akan meningkatkan aktivitas pengamanannya. Objek-objek terkait pemilu dan penyelenggaraannya juga menjadi sasaran kami,” kata dia.

Apel pasukan gabungan pengamanan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 digelar di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (22/3/2019). Tak hanya diikuti oleh personel gabungan, apel juga dihadiri oleh pihak KPU Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya mengatakan, bahwa sebagian perlengkapan pemungutan suara sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan. Saat ini, pihaknya sedang menyelesaikan tahapan sortir dan pelipatan sebagian surat suara yang baru diterima.

KPU Surabaya menargetkan, seluruh perlengkapan pemungutan surat suara ini akan selesai didistribusikan ke kecamatan pada H-15 Pemilu 2019.

“Kami sudah proses sortir dan pelipatan. Insya Allah akan segera kami distribusikan ke Kecamatan. Untuk surat suara yang rusak tidak banyak hanya 0,01 persen yang rusak,” kata dia. (ang/rst)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Radityo Jufriansah

Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020
28o
Kurs