Rabu, 21 Oktober 2020

Tak Hanya Olah Raga, Bhayangkara Run Sekaligus Mempelajari Situs Bersejarah

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Peserta Bhayangkara Run berswafoto dengan kendaraan kepolisian di depan Mapolrestabes Surabaya, Minggu (14/7/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net

Sekitar 1.500 peserta ikut berpartisipasi dalam kegiatan Bhayangkara Run 2019 yang digelar di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (14/7/2019). Tidak hanya masyarakat Surabaya, kegiatan ini juga diikuti dari kalangan TNI/Polri, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat luar Surabaya.

Kombes Pol Sandi Nugroho Kapolrestabes Surabaya mengatakan, lomba lari yang dilaksanakan sejak pukul 05.00 WIB ini berjalan dengan lancar. Dia pun mengapresiasi para peserta yang ikut berpartisipasi, terutama masyarakat luar kota yang memiliki antusiasme tinggi.

Seperti, masyarakat dari Malang, Sidoarjo, Siliwangi, Bandung, Semarang, dan Purwokerto. Lomba ini ada dua kategori, yaitu rute 6K dan rute 10K.

“Ini olah raga bersama dan silaturahmi bersama masyarakat. Mohon maaf banyak yang tidak kami terima, karena kami tahun ini hanya menyiapkan 1.500 peserta saja. Jadi kemarin satu minggu sebelum acara sudah kami tutup. Banyak yang tidak mengikuti, karena overload,” kata Sandi.

Selain mengajak masyarakat berolahraga bersama, lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi ajang mengenalkan situs bersejarah yang ada di Polrestabes Surabaya (Hoofdbureau De Politia Museum). Sekaligus juga mengenal lebih dekat polisi sebagai pelindung masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menampilkan pameran kecil. Di sana, masyarakat bisa melihat sekaligus berswafoto dengan beberapa alat dan kendaraan milik polisi.

“Ini momen yang istimewa untuk mengenalkan Polrestabes Surabaya kepada masyarakat. Bahwa Polrestabes Surabaya merupakan situs bersejarah adanya pertempuran 10 November yang melibatkan salah satu pahlawan kepolisan yaitu Muhammad Yasin. Bersama-sama dengan Bung Tomo bahu membahu berjuang menghasilkan nama baik Kota Surabaya menjadi Kota Pahlawan,” jelasnya.

Sementara itu, Ranto peserta asal Purwokerto mengaku senang ikut berpartisipasi dalam Bhayangkara Run 2019. Tidak sia-sia, usahanya ini membuatnya meraih juara 1 lomba lari 6K. Dia mengaku, ini bukan pertama kalinya menyabet gelar juara.

“Sebelumnya sudah pernah. Tapi saya beberapa bulan terakhir sempat off dan setelah itu ikut ini (Bhayangkara Run, red). Senang ikut ini, tadi rutenya juga steril jadi kita nyaman,” kata dia. (ang/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Mendung Sore Ini

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020
30o
Kurs