Jumat, 3 April 2020

Enam Siswa SMPN 1 Turi Masih dalam Pencarian

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Pencarian siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut terseret banjir di Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020). Foto : Antara

Basarnas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan hingga saat ini ada enam siswa SMPN 1 Turi yang menjadi korban hanyut di Sungai Sempor, masih dalam pencarian.

“Informasi dari sekolah, ada 256 siswa yang mengikuti kegiatan Pramuka. Enam orang izin sehingga tinggal 250 siswa,” kata Wahyu, petugas Basarnas DIY di lokasi kejadian, Jumat (21/2/2020) malam.

Dia mengatakan dari 250 siswa yang ikut kegiatan dan hanyut di Sungai Sempor, tercatat enam orang di Klinik SWA, empat di antaranya meninggal dunia.

“Kemudian 27 siswa ada di Puskesmas Turi dan satu orang di Klinik Purihusada, Turi,” katanya.

Ia mengatakan 200 siswa telah melapor atau absen ke sekolah.

“Dari jumlah tersebut berarti masih tersisa 16 siswa. Informasi yang kami dapatkan 10 siswa juga sudah melapor ke sekolah, sehingga yang belum diketahui keberadaannya enam siswa,” katanya, seperti dilaporkan Antara.

Pihaknya belum dapat memastikan apakah enam siswa tersebut benar-benar hanyut atau sudah pulang namun belum melapor.

“Kami tidak bisa memastikan apakah mereka hanyut atau belum melapor, namun kami tetap melanjutkan pencarian dengan menyisir aliran sungai,” katanya.

Pencarian dilakukan, baik di aliran air maupun di darat, dan mendata keluarga korban.

Sementara, identitas 5 siswa yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia yaitu Sofie Aulia (kelas 8C), Arisma Rahmawati (Kelas 7D), Nurazizah (kelas 8A), Latifa Zulfaa (kelas 8B), dan Khoirun Nisa (kelas 7C). (ant/iss/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Surabaya
Jumat, 3 April 2020
28o
Kurs