Rabu, 12 Agustus 2020

Ada Rencana 17 Check Point Pintu Masuk Surabaya Kembali Diterapkan

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Pemeriksaan surat keterangan bagi pekerja yang kan masuk Kota Surabaya di Check Point Bundaran Waru Surabaya, Rabu (29/4/2020). Foto : Abidin suarasurabaya.net

Perwali 33 Tahun 2020 juga mengatur pergerakan orang dan barang menggunakan transportasi yang masuk Surabaya. Surat keterangan negatif Covid-19 dan rapid test non reaktif di antaranya yang bakal diperiksa petugas. Pemkot Surabaya masih mengkaji tentang kemungkinan menerapkan kembali 17 Check Point.

Sebelumnya, pemeriksaan di 17 Check Point pintu masuk Surabaya ini pernah diterapkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tiga jilid.

“Bukan hanya yang bekerja, siapa pun dari luar daerah akan diminta hasil rapid test,” ujar Irvan Widyanto Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya ditemui di kantornya, Rabu (15/7/2020).

Irvan mengatakan, dalam aturan baru ini pemeriksaan pergerakan orang dapat dilakukan petugas di terminal bus. Sementara untuk kendaraan pribadi masih dipikirkan formulasinya.

“Untuk kendaraan pribadi akan kita pikirkan apakah di check point. Kendaraan pribadi akan kita lakukan sebentar lagi nantinya akan kita susun,” katanya.

Irvan mengaku masih akan menggelar rapat untuk mengkaji pemberlakuan kembali 17 Check Point di pintu masuk Surabaya.

“Yang kita diskusikan cara bertindaknya, yang jelas untuk kendaraan atau mobil luar L akan kita periksa. Jangan sampai terjadi kemacetan,” katanya.

Irvan menegaskan, kebijakan ini diambil semata-mata menjadi salah satu cara Pemkot Surabaya dalam mengendalikan laju penyebaran Covid-19 yang saat ini diklaim telah mengalami penurunan.

“Perwali ini memang kondisi yang harus diputuskan bagaimana caranya harus menghentikan pandemi, tren sekarang ini turun. Akan dicek melalui Perwali lewat OPD masing-masing,” katanya.

Sekadar diketahui, Perwali Nomor 33 tahun 2020 yang baru dikeluarkan Pemkot Surabaya, diantaranya mewajibkan seluruh pekerja luar kota yang keluar-masuk Surabaya harus negatif Covid-19. Syaratnya, harus mengantongi surat keterangan rapid test non reaktif maupun swab test dengan hasil negatif yang berlaku 14 hari sejak dilakukan tes. (bid/tin/rst)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2020
26o
Kurs