Jumat, 27 November 2020

Belajar di Rumah Pelajar SMA/SMK Diperpanjang Hingga 19 April

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memutuskan memperpanjang program belajar di rumah untuk pelajar jenjang SMA/SMK hingga 19 April 2020. Pertimbangan tersebut diambil karena melihat perkembangan penyebaran Covid-19 belum mereda.

“Kaitan dengan program belajar di rumah, kebetulan kami sudah ambil keputusan (untuk diperpanjang, red),” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis malam (2/4/2020).

Kebijakan masa belajar di rumah bagi pelajar SMA/SMK ini sudah yang kedua kalinya, sejak ditemukannya pasien positif Covid-19 di tanah air. Sebelumnya, pelajar SMA/SMK dirumahkan mulai tanggal 16-29 Maret 2020.

Lalu, diperpanjang lagi hingga 5 April 2020. Sekarang ini, Khofifah mengeluarkan kebijakan dengan menambah lagi masa belajar di rumah hingga tanggal 19 April 2020 atau dua minggu ke depan.

Sekadar diketahui, pasien positif Covid-19 di Jatim per Kamis 2 April, mencapai 103 orang. Dari angka itu yang sudah dinyatakan sembuh 22 orang, dan meninggal dunia sebanyak 11 orang.

Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan siap siaga menghadapi Covid-19 tanpa kepanikan. Masyarakat agar tetap tinggal di rumah, tidak keluar rumah kecuali ada urusan mendesak, seperti kesehatan, logistik atau terkait ekonomi. (bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Jumat, 27 November 2020
33o
Kurs