Minggu, 31 Mei 2020

Cegah Covid-19, Pelindo III Terapkan Physical Distancing di Terminal Penumpang

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi. Pelindo III bersih-bersih terminal penumpang sebagai antisipasi penyebaran virus corona, Jumat (13/3/2020). Foto: Humas Pelindo III

PT Pelindo III menerapkan physical distancing sesuai imbauan WHO atau menjaga jarak fisik untuk memastikan agar virus corona (Covid-19) tidak menyebar. Wilis Aji VP Corcom Pelindo III mengatakan, dengan metode itu diharapkan bisa mengurangi interaksi langsung para calon penumpang kapal yang akan naik atau turun dari kapal melalui terminal penumpang.

“Meski begitu, bukan berarti pembatasan tersebut membuat seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial. Hanya diatur jarak dan menghindari saling bersentuhan. Karena cara ini dipercaya efektif dalam mengurangi penyebaran Covid-19 yang bisa terjadi melalui percikan dari mulut atau hidung saat sedang batuk bersin bahkan berbicara,” kata Wilis, berdasarkan rilis yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (29/3/2020).

Pelindo III, lanjut dia, mengelola 16 terminal tujuan kapal penumpang dan sudah menerapkan pembatasan jarak fisik yang aman untuk para calon penumpang. Salah satunya dengan memberikan tanda silang atau X di kursi antrian penumpang agar tidak duduk bersebelahan.

Selain itu, menjaga jarak antrian hingga satu meter dengan tanda sticker yang ditempel pada lantai. Pelindo III juga menyediakan hand sanitizer dibeberapa titik untuk para penumpang.

“Beberapa pekan yang lalu, kami telah menerapkan physical distancing di terminal penumpang yang dikelola Pelindo III sesuai anjuran dari WHO dan pemerintah. Tujuan diterapkannya adalah salah satu upaya pencegahan agar Covid-19 tidak menyebar,” ujarnya.

Wilis menjelaskan, ketika akan masuk ke terminal, pihaknya bersama tim dai Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memeriksa terlebih dahulu suhu badan penumpang dengan thermal gun. Kemudian, penumpang juga akan melewati bilik steril yang telah disiapkan oleh Pelindo III.

“Jika nanti ditemui ada penumpang yang suhu badannya mencapai 38 derajat celcius, maka akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas KKP di ruangan khusus yang telah disiapkan di dalam terminal penumpang. Jika setelah diperiksa oleh dokter dari KKP dan penumpang tersebut memiliki tanda-tanda yang mengarah ke gejala penderita Covid-19 maka akan segera dirujuk ke RSUD setempat, dan tidak boleh melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal laut,” jelasnya.

Setiap hari di dalam dan di luar terminal penumpang selalu dilakukan pembersihan dengan cairan disinfektan oleh petugas kebersihan. Semua fasum, mulai dari ruang tunggu, toilet, musholla, trolli, pegangan pintu tidak luput dari cairan disinfektan agar steril.

Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah gedung terminal penumpang dan juga wilayah pelabuhan seminggu hingga dua kali seperti di terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Saat ini kami juga sedang merencanakan memasang alat penyemprot disinfektan untuk penumpang yang turun dari kapal dan kendaraan-kendaraan yang akan naik dan turun dari kapal roro sehingga harapannya virus corona tersebut dapat diminimalisir penyebarannya sebelum masuk ke wilayah pelabuhan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020
32o
Kurs