Kamis, 22 Oktober 2020

DPD RI : Kurikulum Kebencanaan Diharapkan Juga Mengulas Soal Wabah

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Fahira Idris anggota DPD RI. Foto: Faiz suarasurabaya.net

Fahira Idris anggota DPD RI berharap formulasi kurikulum pendidikan kebencanaan di Indonesia tidak hanya fokus mengulas peserta didik soal mitigasi bencana alam saja, namun juga bencana nonalam, salah satunya wabah penyakit.

Menurutnya, karena bencana tidak hanya melulu akibat faktor alam, tetapi bencana nonalam seperti wabah Covid-19 yang saat ini di Indonesia di hampir semua negara dunia.

“Hari pendidikan nasional yang kita peringati kemarin (2/5/2020) di tengah pandemi Covid-19 idealnya menjadi momentum penting bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan para pemangku kepentingan lain untuk segera merealisasikan kurikulum pendidikan kebencanaan baik alam maupun nonalam terutama wabah,” ujar Fahira Idris di Jakarta (4/5/2020).

Fahira mengatakan, wabah Covid-19 ini menjadi peringatan bahwa bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam juga harus mendapat perhatian dan sedapat mungkin diformulasikan mitigasinya.

Lewat pendidikan, sambungnya, generasi Indonesia ke depan akan memiliki pengetahuan dan wawasan tentang kebencanaan mulai dari tindakan preventif, respon terhadap bencana dan recovery (pemulihan).

“Poin penting lainnya yang hendak dituju adalah membangun sikap empati terhadap korban bencana atau mereka yang terserang wabah penyakit sehingga sigap membantu dan punya kemampuan menggalang solidaritas,” pungkas Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini.(faz/tin/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan Menjelang Exit Tol Gunungsari arah Satelit

Macet di Tol Waru arah Satelit

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Surabaya
Kamis, 22 Oktober 2020
34o
Kurs