Sabtu, 2 Maret 2024

Jatim Punya Dua Mobil Tes PCR Bantuan dari Pusat

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Doni Monardo Ketua Gugus Tugas Covid-19 saat menginspeksi kendaraan tes PCR minibus Mobile Combat Covid-19 sebelum dikirim ke Jatim. Foto: Istimewa

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat bantuan dua unit mobil tes polymerase chain reaction (PCR) yang disebut Mobile Combat COVID-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk mempercepat pengujian spesimen swab di lapangan.

Letjen Doni Monardo Ketua Gugus Tugas Covid-19 menginspeksi sendiri kendaran bertipe minibus dengan spesifikasi bio safety cabinet (BSC) II itu sebelum dikirim ke Jatim. Dia bilang, bantuan itu untuk mendukung laboratorium yang sudah bekerja membantu pengujian sampel di Jatim.

Mobil Combat COVID-19 itu dia harapkan mampu membantu Pemprov Jatim untuk melakukan pengujian secara lebih masif karena Jawa Timur adalah daerah dengan kasus Covid-19 terbesar kedua setelah DKI Jakarta (3.943 kasus sampai 26 Mei), dan salah satu laboratorium penguji sampelnya sedang mengalami kerusakan.

“Dalam beberapa hari terakhir ini memang terjadi peningkatan sejumlah kasus, namun tidak terlepas upaya pemerintah Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperbanyak pemeriksaan,” katanya di lobi Graha BNPB Jakarta dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net, Rabu (27/5/2020)

Fasilitas yang ada di mobil itu bisa mempercepat dan memperluas identifikasi orang dengan Covid-19 menggunakan pendekatan PCR. Doni pun berharap, pengiriman dua unit kendaraan mobil BSC II ini bisa membantu pemerintah Jawa Timur dalam menangani wabah Covid-19.

Demi mempercepat penanganan di Jatim, Gugus Tugas Covid-19 pusat berencana menambah tiga unit kendaran dengan BSC II berteknologi nano itu di Jatim. Proyeksinya, kata Doni, tiga mobil itu akan ditambahkan untuk pengujian sampel di wilayah Kabupaten Lumajang, Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo.

“Jadi ada tiga mobil lagi yang kami upayakan untuk dikirim dalam rangka membantu Gugus Tugas Daerah Provinsi Jawa Timur,” ujar Doni yang juga merupakan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Melalui teknologi yang dipasang pada mobil ini, hasil swab dapat diidentifikasi dalam waktu 40 menit. Selain itu, pengujian PCR yang dilekatkan pada mobil ini sudah memanfaatkan teknologi terbaru, yaitu dengan reagen padat.

Berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur melalui unggahan di instagram resminya, masing-masing kendaraan bantuan dari Gugus Tugas Covid-19 nasional itu memiliki dua mesin tes PCR.

Masing-masing mesin PCR di dalam mobil berkapasitas 200 tes per hari. Dengan demikian, kemampuan atau kapasitas tes yang bisa dilakukan dengan satu mobil itu bisa mencapai 400 tes per hari. Kalau dua mobil, Pemprov Jatim bisa menambah kapasitas tesnya mencapai 800 tes per hari.

Diskominfo Jatim merinci perlengkapan yang ada di masing-masing mobil PCR bantuan dari pemerintah pusat itu. Setiap mobil dilengkapi dua unit mesin ekstraksi spesimen swab dengan metode PCR beserta 4.992 ekstra kit, dan 4.992 reagen untuk PCR kit.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa timur sebagaimana dikutip Diskominfo Jatim menyatakan, dengan adanya bantuan mobil PCR itu, dia berharap proses tes swab PCR di Jatim bisa dilakukan dengan lebih cepat.

“Sehingga dapat mempercepat penanganan wabah Covid-19 dan memberikan ketenangan kepada masyarakat,” kata Khofifah.(den/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
28o
Kurs