Senin, 1 Maret 2021

Jelang Idul Adha, Pilih Ternak Kurban Pastikan Kesehatannya

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Dipasang keterangan sehat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim DKPP Kota Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net

Memilih ternak kurban saat menjelang pelaksanaan Idul Adha 1441 H, pastikan kesehatan ternak menjadi prioritas utama. Jangan terkecoh dengan harga murah serta ukuran besar terbak yang dipilih.

drh. Gagat Rahino Kepala Sie (Kasie) Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Surabaya, menyampaikan itu agar masyarakat yang saat ini sedang memilih ternak untuk kurban tidak asal memilih dan membeli tapi tanpa mempertimbangkan hal yang terpenting.

“Prioritas utama memang kesehatan ternak yang akan dibeli. Pastikan kesehatannya menjadi prioritas saat memilih ternak kurban. Mulai dari kondisi fisik, penampilan atau bentuknya, sampai dengan surat keterangan sehat yang wajib ada dan dimiliki masing-masing penjual,” terang Gagat Rahino.

Saat ini, lanjut Gagat, ketika masyarakat membutuhkan ternak kurban, menjelang pelaksanaan Idul Adha 1441H tentunya penjual atau penyedia ternak kurban tetap akan berharap dapat menjual ternak sebanyak-banyaknya untuk dapat menangguk keuntungan.

“Karena itu, pembeli atau masyarakat juga wajib untuk teliti dan punya kesempatan memilih ternak kurban yang akan dibeli. Jangan sesekali terpengaruh atau terkecoh dengan harga murah, apalagi terpengaruh dengan bentuk atau ukuran ternaknya. Percuma saja, pilih yang besar tapi ternyata tidak sehat,” tambah Gagat.

Gagat menganjurkan, pembeli ternak kurban sebaiknya melihat dengan kasat mata bagaimana kondisi ternak. “Kalau misalnya tidak lincah atau nglentruk yaa jangan dipilih. Matanya harus bening, jangan pilih yang belekan. Kulitnya bersih, mengkilat dan tidak kusam,” kata Gagat.

Yang penting dan harus diutamakan, kata Gagat lagi, adalah kesehatan ternak yang memang harus dijadikan pertimbangan ketika harus memilih ternak dalam rangka Idul Adha 1441 H. “Secara kasat mata ternak yang sehat terlihat dari luar. Jadi jangan salah pilih ternak kurban,” pungkas Gagat, Selasa (14/7/2020).

Sementara itu, Deni Setiawan penjual ternak Sapi mengakui bahwa meskipun saat ini sedang pandemi Covid-19, tetapi prosedur kesehatan ternak khususnya untuk Idul Adha tidak boleh diabaikan dan harus dijalankan sebagai kelengkapan penjualan ternak kurban seperti Sapi.

“Ada surat keterangan sehat dari daerah asal ternak Sapi, langsung dari dokter hewan. Kemudian dibawa ke Kota Surabaya, kembali dilakukan pemeriksaan kesehatan kembali, sebelum dijual kepada masyarakat. Ini juga memberikan jaminan bagi masyarakat yang akan berkurban Idul Adha 1441 H,” tegas Deni.

Dari sekitrar 60 ekor ternak Sapi yang sudah disiapkan, Deni mengaku sudah menjual lebih dari separuh ternak yang ada. “Sudah sekitar separuh total ternak yang kami sediakan. Semuanya sudah diperiksa kesehatannya. Termasuk diperiksa tim dari DKPP Kota Surabaya,” pungkas Deni.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
25o
Kurs