Minggu, 29 Mei 2022

Jokowi Presiden Berharap IDI Ambil Bagian dalam Reformasi Sistem Kesehatan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Presiden dalam rangka peringatan ulang tahun ke-70 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sore hari ini, Sabtu (24/10/2020), dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden atas nama rakyat, bangsa, dan negara, mengucapkan terima kasih atas pengabdian, perjuangan, serta pengorbanan para dokter yang menangani masalah kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air.

Apresiasi itu disampaikan Presiden dalam rangka peringatan ulang tahun ke-70 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sore hari ini, Sabtu (24/10/2020), dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas pengabdian, perjuangan, dan pengorbanan para dokter Indonesia yang berada di garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air, memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan di kampung-kampung, di perbatasan, di pulau terdepan, dan juga di kawasan terisolir,” ujarnya.

Jokowi bilang, di tengah situasi pandemi Covid-19, ketangguhan dan semangat perjuangan para dokter tidak terbantahkan.

Menurut Presiden, para dokter sangat layak disebut pahlawan kemanusiaan karena rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk menyelamatkan orang lain.

“Keteladanan yang ditunjukkan para dokter di masa pandemi ini telah menginspirasi jutaan anak bangsa untuk saling menolong, saling peduli, bersatu-padu meringankan beban sesama, bersinergi mengatasi pandemi, dan berjuang bersama untuk pulih dan bangkit,” imbuhnya.

Lewat video, Jokowi menyampaikan ungkapan duka cita kepada keluarga dari 136 dokter yang gugur waktu berjuang menangani pasien Covid-19.

Kepala Negara berharap keluarga yang ditinggalkan tabah, serta mendoakan supaya amal kebaikan para dokter diterima Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lebih lanjut, Presiden berharap pandemi Covid-19 jadi momentum penguatan ketahanan kesehatan dan kapasitas pelayanan kesehatan nasional.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bilang, cara-cara luar biasa harus segera dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan masyarakat, mulai dari penyakit menular, penyakit tidak menular, hingga penurunan angka stunting.

Selain itu, Jokowi menyebut sekarang kesempatan dokter generasi muda, terutama dokter spesialis, untuk mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan di seluruh pelosok negeri.

Presiden berharap IDI ambil bagian dalam reformasi sistem kesehatan. Karena, keberhasilan reformasi itu bukan cuma ditentukan oleh kerja pemerintah, tapi perlu dukungan penuh organisasi profesi dan juga masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi, Jokowi yakin transformasi sistem kesehatan bisa terwujud dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

“Saya berharap IDI menjadi bagian dalam gerbong reformasi sistem kesehatan. Keberhasilan reformasi ini tidak ditentukan oleh kerja pemerintah semata, tapi memerlukan dukungan penuh dari organisasi profesi dan juga masyarakat. Saya yakin dengan semangat kolaborasi maka transformasi sistem kesehatan akan bisa kita lakukan dan segera membawa manfaat pada masyarakat menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.(rid/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 29 Mei 2022
27o
Kurs