Kamis, 24 September 2020

Kekompakan Forkopimda Kunci Sumenep Bertahan dari Pandemi Covid-19

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Data sebaran Covid-19 di Pulau Madura pada Sabtu (11/4/2020).

Abuya Busyro Karim Bupati Sumenep mengatakan bahwa kekompakan dan kerja sama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) adalah kunci keberhasilan menahan serangan wabah Covid-19 di wilayahnya.

“Kami mengikuti instruksi dari Gubernur Jawa Timur tentang pencegahan Covid-19. Juga menjaga kekompakan dengan Forkopimda mulai dari kepolisian sampai kejaksaan. Kuncinya kompak,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Minggu (11/4/2020).

Selain itu, Pemkab Sumenep bersama polisi, GP Ansor, IPNU, dan petugas kesehatan berjaga selama 24 jam sehari di semua perbatasan atau pintu masuk Kabupaten Sumenep.

Semua kendaraan yang akan masuk diperiksa satu persatu dan didata alamat dan nomor handphone-nya. Kalau ada orang yang mencurigakan akan langsung dibawa ke Puskesmas dan diisolasi di balai desa setempat.

Sampai hari ini, kata Busyro, 21 ribu warga Sumenep yang merantau ke berbagai daerah seperti Jakarta, Malaysia, Bali, Surabaya, dan Malang sudah masuk kembali ke Sumenep. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 123 orang. Belum ada satu pun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau orang yang positif Covid-19 di kabupaten paling timur di Pulau Madura ini.

Waktu awal-awal wabah ini terjadi, petugas turun ke desa-desa untuk mendata orang yang baru masuk desa tersebut. Namun, sekarang warga sudah berpartisipasi aktif melaporkan orang yang datang dan belum terdata.

Meski masih aman dari Covid-19, perekonomian warga sudah sangat lesu karena orang-orang yang berjualan harus libur.(iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
26o
Kurs