Kamis, 1 Oktober 2020

Kementerian BUMN Sediakan Fasilitas Pendukung Program Belajar dan Bekerja dari Rumah

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Erick Thohir Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menteri BUMN. Foto: Antara

Pemerintah sudah menetapkan kebijakan proses belajar, bekerja dan beribadah dari rumah, untuk mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19). Dengan kebijakan itu, kegiatan belajar mengajar di kelas dan kegiatan bekerja di kantor yang bersifat fisik, sekarang dilakukan secara virtual.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyediaan fasilitas belajar jarak jauh dan memastikan kualitas layanan yang prima berupa jaringan telekomunikasi khususnya akses internet di perumahan atau pun mobile.

“Kebijakan belajar dan bekerja dari rumah tentunya membutuhkan dukungan teknologi yang memungkinkan hal tersebut dapat berjalan secara efektif. Peran Telkom dan anak perusahaannya Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi pada situasi seperti ini sangat dibutuhkan dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang beraktivitas dari rumah,” kata Erick Thohir Menteri BUMN, Rabu (18/3/2020), di Jakarta.

Sebagai BUMN bidang telekomunikasi, Telkom Group mengambil peran menyediakan konektivitas dan layanan supaya masyarakat tetap produktif.

“Untuk layanan seluler, Telkomsel memberikan akses data bebas kuota hingga 30 GB bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengakses aplikasi-aplikasi pembelajaran jarak jauh, bekerja sama dengan Telkomsel, seperti Ruang Guru, dan aplikasi yang tergabung dalam paket Ilmupedia, seperti Quipper, Zenius, Bahaso dan Cakap,” papar Erick.

Selain itu, Telkomsel juga tengah menjajaki kerja sama dengan 122 perguruan tinggi yang memiliki e-learning bagi mahasiswanya, aplikasi Sekolahku dan beberapa mitra penyedia aplikasi pembelajaran jarak jauh lainnya.

“Telkom juga menggratiskan add-on aplikasi e-learning IndiHome Study yang berisi e-book, soal-soal tryout dan video pembahasan soal-soal ujian untuk level SD, SMP, dan SMA kepada seluruh pelanggan IndiHome,” imbuhnya.

Sedangkan untuk para pelajar dan mahasiswa yang akan berlangganan IndiHome, disediakan paket dengan harga khusus serta bebas biaya berlangganan untuk bulan pertama.

Untuk mendukung program itu, IndiHome memberikan tambahan kuota 50 GB untuk akses internet kepada semua pelanggan. Di samping itu, Telkom juga memberikan kesempatan kepada pelanggan IndiHome untuk upgrade kecepatan dengan keringanan biaya gratis.

Bentuk dukungan Telkom dalam hal keringanan itu akan diberlakukan selama 1 bulan dan dapat diperpanjang sesuai dengan kondisi ke depan.

“Ini merupakan dukungan Telkom Group terhadap kebijakan learn from home, dan akan dievaluasi mempertimbangkan efektivitas serta kebijakan selanjutnya dari Pemerintah,” jelas Ririek Adriansyah Direktur Utama Telkom.

Kementerian BUMN yang didukung Telkom Group juga membantu suksesnya kebijakan Pemerintah dengan menyiapkan dashboard efektivitas program learn from home dan work from home.

Di samping itu, Kementerian BUMN juga tengah menyiapkan dashboard kesiapan BUMN dalam menghadapi pandemi COVID-19, informasi dan prediksi penyebaran COVID-19 yang didukung dengan big data dan machine learning.

“Kementerian BUMN bersama seluruh BUMN berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung penanganan COVID-19. Kami berdoa agar situasi kembali kondusif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tutup Erick.(rid/tin)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2020
29o
Kurs