Selasa, 11 Agustus 2020

Khofifah: Tiga Wilayah PSBB Dirikan Dapur Umum untuk Penuhi Kebutuhan Sahur dan Buka Puasa

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur memberangkatkan bantuan awal bahan kebutuhan dapur umum untuk masing-masing daerah dari Gedung Negara Grahadi, Senin (27/4/2020). Foto : Istimewa

Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik, tiga wilayah pelaksana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Timur akan mendirikan dapur umum untuk penuhi kebutuhan sahur dan berbuka masyarakat terdampak Covid-19.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyatakan ini ketika memberangkatkan bantuan awal bahan kebutuhan dapur umum untuk masing-masing daerah dari Gedung Negara Grahadi, Senin (27/4/2020).

Pemprov Jatim mengirimkan 5 ton beras, 1 ton telur ayam, 1 ton ayam beku, dan 500 kardus mie instan untuk setiap kabupaten/kota pelaksana PSBB sehingga mereka bisa mulai mendirikan dapur umum untuk masyarakat terdampak.

“Sosialisasi PSBB untuk tiga wilayah, hasil koordinasi forkopimda plus, mulai nanti malam di tiga wilayah pelaksana PSBB akan disiapkan dapur umum untuk menyiapkan makan sahur dan untuk buka puasa,” ujarnya.

Titik penempatan dapur umum di masing-masing daerah masih dikoordinasikan. Khofifah mengatakan, yang sudah mengkomunikasikan sejumlah titik dapur umum itu adalah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Surabaya belum.

Pemprov Jatim hari ini mengirimkan masing-masing bantuan bahan kebutuhan dapur umum itu ke Kantor Pemkab Gresik dan GOR Delta Sidoarjo. Bantuan itu telah diterima oleh perwakilan Pemkab Gresik dan oleh Plt Bupati Sidoarjo.

“Sekarang pun sedang berproses simulasi PSBB di Mapolda Jatim, supaya ada kesiapsiagaan berlapis di masing-masing forkopimda pelaksana PSBB. Nah, yang kami kirimkan ini bantuan awal kebutuhan dapur umum,” ujarnya.

Dalam simulasi di Mapolda Jatim itu akan terjalin koordinasi intensif untuk penentuan titik dapur umum dan distribusinya. Danramil, Kapolsek, juga Babinsa dan Babinkamtibmas yang nanti akan menjadi ujung tombak distribusi makanan.

“Tim danramil, polsek, juga babinsa dan babinkamtibmas dari masing-masing wilayah sebetulnya sudah mengumpulkan (data), berapa keluarga, berapa jiwa, yang butuh distribusi bahan siap saji sejak sahur sampai dengan buka puasa,” Kata Khofifah.(den/iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2020
31o
Kurs