Jumat, 3 Desember 2021

Lima Unit Pembangkit PJB Raih Nilai Tertinggi Penghargaan K2

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Penghargaan diserahkan secara langsung di Ruang Samaun Samadikun Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta pada selasa (3/11/2020). Foto: PJB

Lima unit pembangkit yang dikelola PT Pembangkitan Jawa -Bali (PJB) berhasil meraih nilai tertinggi dalam seleksi penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) 2020. Seleksi yang diselenggarakan oleh Ditjen Ketenagalistrikan itu menetapkan tujuh unit pembangkit masuk dalam passing grade dengan perolehan nilai tertinggi.

Penghargaan diserahkan secara langsung di Ruang Samaun Samadikun Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta pada Selasa (3/11/2020) oleh Ir. Munir Ahmad Sekretaris Direktorat Jenderal ketenagalistrikan, serta  Ir. Wanhar Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, dan disaksikan secara online oleh  Menteri ESDM.

Penghargaan K2 ditujukan untuk memberikan apresiasi dan meningkatkan kesadaran badan usaha penyediaan ketenagalistrikan khususnya pembangkit tenaga listrik dalam pemenuhan ketentuan K2 agar tercipta kondisi instalasi tenaga listrik yang aman, andal dan ramah lingkungan. Selain itu juga untuk  menciptakan safety culture pada sub sektor ketenagalistrikan.

Sejumlah penilaian dilakukan selama seleksi dilakukan di antaranya meliputi kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan, kinerja pembangkit, pengelolaan lingkungan, dokumen manajmen mutu perusahaan, sistem manajemen pengamanan,  pemenuhan SMK3, program CSR, program penetrapan K2, serta video profil pendukung K2. Selain penilaian secara administrasi, tim juri juga melakukan verifikasi dan peninjauan langsung ke lapangan.

Dari 46 peserta, terdapat 7 pembangkit listrik yang memperoleh passing grade tertinggi dari masing-masing kategorinya. Lima di antaranya merupakan pembangkit yang dikelola PJB, meliputi PLTU Paiton 1 & 2, PLTGU Gresik, PLTU Belitung, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTU Tidore. Sedang dua lainnya adalah PLTGU Keramasan dan PLTGU Tello.

PLTU Paiton 1 dan 2 telah tiga kali berturut-turut berhasil mendapatkan penghargaan terbaik pada kategori PLTU Grid Code Jawa-Madura-Bali Skala Besar. PLTU berkapasitas terpasang 2×400 MW ini juga telah tiga tahun berturut-turut berhasil meraih PROPER Emas. Tim juri menyebutkan hasil yang didapatkan PLTU Paiton tahun ini sangat tinggi dan  nyaris sempurna.

Arifin Tasrif Menteri ESDM dalam dialog interaktif  secara online menyampaikan apresiasi kepada Mustofa Abdillah General Manager PT PJB UP Paiton atas prestasi yang berhasil diraih UP Paiton. Sejumlah pertanyaan dan pesan juga disampaikan Menteri ESDM dalam kesempatan tersebut.

“Prestasi harus terus dijaga. Menjadi  juara bertahan itu sulit, harus ada inovasi untuk selalu kreatif dan  inovatif untuk mempertahankan gelar,” pesan Menteri ESDM, dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net.

Apresiasi dari Menteri ESDM menjadi semangat dan inspirasi bagi PT PJB, khususnya UP Paiton untuk terus mengedepankan keselamatan ketenagalistrikan tahun ini, tahun depan dan seterusnya. “Sesuai dengan tata kelola pembangkitan yang  dikembangkan oleh perusahaan serta wujud komitmen kami terus berinovasi di bidang pembangkiran agar aman personilnya, aman instalasinya, aman lingkungannya, dan aman untuk kegiatan CSRnya,” kata Mustofa Abdillah. (dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs