Sabtu, 16 Januari 2021

Masjid Al-Akbar Surabaya Gelar Upacara 17 Agustus dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Bendera merah putih yang berjejer dan berkibar di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Foto: Istimewa

Sebagai wujud cinta Tanah Air (hubbul wathon minal iman) dan indahnya bhinneka tunggal ika, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan menggelar upacara 17 Agustus di Taman Asmaul Masjid Al Akbar Surabaya pukul 07.00 WIB pada Senin (17/8/2020) besok.

Helmy M Noor Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya mengatakan, upacara bendera tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan SOP Masjid Al Akbar Surabaya. “Penerapan SOP dan Protokol Kesehatan seperti biasa ketika pelaksanaan shalat berjamaah dan shalat Jumat,” kata Helmy dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net pada (16/8/2020).

Di Taman Asmaul Husna nanti, akan stanby para pasukan tanggap covid untuk melakukan penyemprotan disinfektan, cek suhu badan, cuci tangan dan semua peserta upacara wajib pakai masker. “Kami juga akan menerapkan physical distancing, peserta upacara terbatas yang diikuti pengurus, karyawan dan mitra dakwah MAS,” lanjutnya.

Selain itu, alumni Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini mengatakan, untuk tahun ini tidak ada pengibaran bendera raksasa yang berukuran 17×25 meter di Menara 99 Masjid Al Akbar Surabaya. Sebagai gantinya, 45 bendera merah putih secara kolosal berukuran 180 cm x 120 cm yang terpasang di Kawasan Taman Asmaul Husna Masjid Al Akbar Surabaya.

Untuk memberikan semangat baru di masa pandemi ini, Helmy mengatakan peserta upacara akan berpakaian adat Indonesia. Misalnya kostum adat Bali, kostum adat Jawa Timur, kostum reog Ponorogo, kostum adat Solo, kostum merah putih, kostum adat Jawa (Dalang) dan kostum daerah lainnya.

“Tentu ini tidak hanya sebuah inovasi semata, tapi ini semangat untuk menanamkan semangat kebangsaan meski di tengah pandemi seperti ini. Ini merupakan salah satu implementasi Hubbul Wathon Minal Iman, cintai Agama dan juga cintai Indonesia. Keduanya harus saling beriringan,” pungkas Helmy.(tin/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan di Margorejo

PickUp Mogok di Flyover Waru

Pantauan Lalu Lintas Wonokromo arah A.Yani

Rusak, Berlubang, dan Bergelombang

Surabaya
Sabtu, 16 Januari 2021
26o
Kurs