Kamis, 24 September 2020

Pembelajaran Daring Banyak Gangguannya, Siswa Masih Perlu Modul Fisik

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Siswa SDN Pakis V Surabaya sedang membaca buku. Foto: Ika suarasurabaya.net

Bagus Sanyoto, konsultan pendidikan di Surabaya mengatakan bahwa masih diperlukan buku atau modul fisik sebagai pendukung pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19. Ini karena banyaknya gangguan yang dialami anak saat belajar daring.

“Pembelajaran secara tatap muka saja banyak susahnya, baik dari guru maupun dari siswa. Pembelajaran secara daring banyak distorsinya sehingga kurang efektif,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Minggu (12/7/2020).

Karena itu menurut Bagus, sekolah bisa menyediakan buku atau modul fisik untuk dibaca siswa. Selanjutnya bisa diadakan sesi tanya jawab secara daring tidak apa-apa.

Selanjutnya infografis yang mudah dibaca dan video sebagai media pembelajaran, kata Bagus, lebih menarik dan lebih dipahami siswa. “Metodologi penyederhanaan kurikulum, harus tetap fokus pada tujuan semula. Cara pembelajaran dan pertanyaan harus lebih kreatif, out of the box, agar murid tidak bosan,” kata dia.(iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
26o
Kurs