Jumat, 19 April 2024

Pemkot Surabaya Bagikan 300 Alat Disinfektan ke Seluruh Kecamatan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Seorang petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Museum Sepuluh November. Foto: surabaya.id

Pemerintah Kota Surabaya telah membagikan 300 alat disinfektan ke 31 kecamatan di Kota Surabaya, sebagai upaya pencegahan virus Covid-19. Nantinya, alat disinfektan itu digunakan untuk proses penyemprotan untuk meminimalisir dampak virus corona di masing-masing wilayah.

“Hari ini kami sudah membagikan kepada 31 kecamatan itu sebanyak 300 alat disinfektan, yang nantinya akan disemprotkan berkeliling di masing-masing wilayah. Pemkot Surabaya semaksimalkan mungkin menjangkau seluruh wilayah tersebut,” kata Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya kepada Radio Suara Surabaya, Jumat (20/3/2020).

Pemkot Surabaya juga akan membagikan cairan disinfektan secara gratis, jika ada masyarakat berinisiatif untuk melakukan penyemprotan secara mandiri. Caranya, warga dapat mengajukan permintaan cairan disinfektan itu melalui kelurahan.

“Kami sarankan agar pak lurah atau camat yang mengoordinasi, jadi tidak semua ke balai kota. Kami sangat terbantu kalau ada (masyarakat) yang seperti itu. Pemkot akan memberikan cairan tersebut tanpa dipungut biaya,” tambahnya.

Selain membagikannya ke kecamatan-kecamatan, Pemkot Surabaya juga melakukan penyemprotan disinfektan di lebih dari 995 titik lokasi seperti taman, sekolah, masjid dan jalan-jalan kecil.

Febri mengungkapkan, pihaknya juga masih rutin melakukan sweeping di beberapa tempat seperti warnet dan warung kopi, untuk mengingatkan warga imbauan pembatasan sosial (social distancing).

“Juga kalau ada orang tua yang mendengar ini, tolong sampaikan ke anak-anaknya untuk jangan berkeliling dan di rumah saja. Karena tujuan dari kegiatan belajar mengajar di rumah itu untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid-19,” tutupnya.(tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 19 April 2024
30o
Kurs