Senin, 15 Agustus 2022

Pengunjung ITC Bazaar Kuliner Suroboyo, Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pengunjung ITC Bazaar Kuliner Suroboyo wajib patuhi protokol kesehatan. Foto: Totok suarasurabaya.net

Pengunjung ITC Bazaar Kuliner Suroboyo, Rabu (24/6/2020) wajib patuhi protokol kesehatan sebelum memasuki arena bazar di atrium ITC Surabaya. Sejumlah aturan diterapkan pada kegiatan bazar makanan khas itu.

ITC Bazaar Kuliner Suroboyo, Rabu (24/6/2020) mewajibkan para pengunjung sebelum memasuki area bazar mematuhi beberapa aturan protokol kesehatan sebagai satu diantara upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mulai dari cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, sampai dengan pengaturan posisi duduk bagi pengunjung wajib dipatuhi. Bazar kami gelar di atrium, dan mereka yang akan memasuki area bazar memang wajib mematuhi seluruh ketentuan protokol kesehatan tersebut,” terang Ika Fujiawanti, promotion coordinator ITC Surabaya.

Bazar yang menghadirkan aneka kuliner khas Suroboyo tersebut dijadwalkan bakal digelar sampai dengan Minggu (28/6/2020). Menyajikan beberapa makanan khas, mulai dari Gado-gado sampai Pentol, serta aneka minuman mulai dari Kopi sampai aneka jus buah dan minuman bersoda lainnya.

Ika menambahkan bahwa protokol kesehatan menjadi sesuatu yang wajib dilaksanakan bagi seluruh pengelola mall dan plasa di Kota Surabaya. Oleh karena itu, pada kegiatan Bazaar Kuliner Suroboyo ini, ITC juga menerapkan protokol kesehatan kepada segenap pengunjung yang akan menyantap aneka kuliner.

“Tempat duduk kami setting hanya untuk 2 orang. Dengan penyekat pada meja yang sudah dipasang sebagai bagian dari protokol kesehatan. Setiap pengunjung memang tidak bisa berkomunikasi atau berbincang-bincang secara langsung seperti sebelum pandemi dulu, tapi memang harus dibiasakan,” kata Ika.

Tempat duduk dan meja dibuat berjarak sedemikian rupa sehingga masing-masing pengunjung tidak berdekatan dan menerapkan physical distancing, dan social distancing yang memang sudah diatur dalam Perwali terkait dengan operasionalisasi plasa, mall dan restoran.

Di arena bazar, juga terpasang rambu-rambu yang sengaja di pasnag di lantai untuk mengarahkan pengunjung agar tidak saling berhimpitan atau berpapasan. Demikian juga dengan masing-masing stand penjual makanan juga diberikan penanda agar pengunjung menjaga jarak.

“Kami ingin tetap menggelar bazaar kuliner yang memang menjadi satu diantara acara yang diminati masyarakat di ITC Surabaya ini. Tetapi kami juga tetap wajib menjalankan protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,” tegas Ika.

Ditemui sedang menyantap satu diantara sajian kuliner yang ditawarkan pada bazar kuliner Suroboyo di ITC Surabaya ini, Widya Ratna menyatakan tidak mempersoalkan tabir plastik yang membatasi diantara meja pengunjung.

“Mungkin memang harus dibiasakan. Karena sebelumnya kita gak pernah menjalankan yang seperti ini kan?? Tapi sebenarnya tidak masalah kok. Kami masih bisa ngobrol, mungkin yang pasti adalah dibiasakan. Karena ini sesuatu yang baru, sesuatu yang memang sebelumnya tidak pernah terjadi,” kata Widya Ratna.(tok/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Senin, 15 Agustus 2022
25o
Kurs