Rabu, 25 November 2020

Persiapkan Simulasi Protokol Kesehatan, KBS Kembali Tutup Sementara

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
flyer

Menjelang era new normal sekaligus mempersiapkan kelengkapan sarana dan prasarana bagi pengunjung diantaranya untuk protokol kesehatan, Kamis (18/6/2020) Kebun Binatang Surabaya kembali tutup sementara.

Penutupan sementara operasionalisasi KBS untuk kesekiankalinya tersebut memang mulai Kamis (18/6/2020) hingga Kamis (25/6/2020).

“Selain masih dalam rangkaian pencegahan penyebaran Covid-19, kami memang sedang mempersiapkan banyak hal terkait dengan protokol kesehatan, juga beberapa sarana dan prasarana lainnya,” terang Winy Hustiani kepala sie humas perusahaan daerah taman siswa (PDTS) KBS, Kamis (18/6/2020).

Persiapan berbagai hal diantaranya terkait protokol kesehatan tersbeut dilakukan kembali, lanjut Winy berkaitan dengan kenyamanan sekaligus keamanan bagi para pengunjung yang akan mengunjungi KBS setelah berakhirnya masa transisi menuju new normal.

“Tentunya pertimbangan kami yang paling penting adalah pengunjung. Persiapan sarana dan prasarana yang sednag kami kerjakan juga termasuk pelaksanaan simulai penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung. Mulai dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan pengunjung, harus benar-benar kami perhitungkan,” tegas Winy.

Namun demikian, Winy juga menambahkan bahwa persiapan segala sarana dan prasarana dalam rangka penerapan protokol kesehatan itu juga tetap mempertimbangkan kondisi satwa yang ada di dalam KBS. “Tentunya kami juga harus mempertimbangkan animal welfare yang menjadi prasyarat penting,” tambah Winy.

Ribuan koleksi satwa PDTS KBS diakui Winy menjadi perhatian manajemen disaat penutupan sementara yang memang dilakukan beberapa kali oleh KBS. Hal ini karena memang berkaitan erat dengan menjaga kondisi kesehatan sekaligus kesejahteraan satwa di masa pandemi Covid-19 ini.

Bekerjasama dengan tim kesehatan dan dokter hewan serta para keeper satwa, kesejahteraan satwa atau animal walfare menjadi fokus tersendiri selama penutupan sementara KBS. “Karena bagaimanapun kondisi satwa harus tetap sehat, selama penutupan sementara,” kata Winy.

Sementara itu, dihubungi ditempat berbeda Amank Raga aktivis Jakarta Animal Aid Network (Jaan) membenarkan bahwa animal walfare wajib menjadi perhatian pengelola KBS disaat penutupan sementara terkait pandemi Covid-19.

“Animal walfare tetap diutamakan. Tetapi perlu juga dipahami bahwa kesejahteraan satwa itu bukan hanya memberikan makanan yang cukup semata. Kawan-kawan di KBS pasti paham itu, dan tentu saja tidak boleh diabaikan. Animal walfare itu wajib dijalankan dan dilaksanakan dlam kaitannya dengan pengelolaan KBS,” pungkas Amank Raga, Kamis (18/6/2020).(tok/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
28o
Kurs