Kamis, 29 Oktober 2020

Presiden Menilai Realisasi Program Perlindungan Sosial Sudah Cukup Baik

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden memberikan keterangan terkait realisasi program bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19, Sabtu (26/9/2020), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengatakan, pemerintah masih berupaya memulihkan perekonomian nasional, di samping upaya mengatasi persoalan kesehatan yang menjadi prioritas.

Khusus untuk perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Presiden menegaskan pemerintah sudah menjalankan sejumlah program dengan alokasi dana Rp203,9 triliun.

Di antaranya Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Presiden Produktif, Subsidi Gaji, hingga diskon tarif listrik.

Menurut Jokowi, pelaksanaan program-program tersebut, sejauh ini sudah berjalan dengan baik.

“Program-program itu untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pelaksanaan program perlindungan sosial telah berjalan dengan baik,” ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2020).

Berdasarkan data yang dipegang Presiden, realisasi program Program Keluarga Harapan sampai tanggal 23 September 2020, sudah tersalurkan Rp29,138 triliun kepada 10 juta penerima manfaat.

Program Sembako tersalurkan Rp30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat. Program Sembako Jabodetabek tersalurkan Rp4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat.

Kemudian, Program Bansos Tunai Non-Jabodetabek tersalurkan Rp24,787 triliun kepada 9,18 juta penerima manfaat.

Program Kartu Pra Kerja tersalurkan Rp16,617 triliun kepada 4,86 juta penerima manfaat. Program BLT Dana Desa tersalurkan Rp11,73 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat.

Sementara itu, Program Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja Rp14,183 triliun, sudah diterima 5,9 juta penerima manfaat.

Lalu, Program Subsidi Gaji tersalurkan Rp10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat. Sedangkan Program Diskon Listrik tersalurkan Rp3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima manfaat.

Presiden berharap, realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk klaster perlindungan sosial bisa mengurangi beban ekonomi sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat. (rid/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
31o
Kurs