Jumat, 30 Oktober 2020

Percepat Pemulihan Ekonomi, Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan untuk Jatim Puspa dan BUMDes

Laporan oleh Achmad Zainal Alim
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyerahkan bantuan modal usaha kepada Jatim Puspa di 8 Desa dan BKK BUMDes di 6 desa di Bojonegoro, Minggu (20/9/2020). Foto: Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim

Langkah Pemprov Jatim guna mempercepat pemulihan ekonomi, di tengah pandemi covid-19, berupa pemberian bantuan modal usaha melalui program Jatim PUSPA (Pemberdayaan Usaha perempuan) dan bantuan keuangan khusus BUMDES (Badan Usaha Milik Desa).

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, dalam kunjungan ke Bojonegoro Minggu (20/9/2020), menyerahkan bantuan modal usaha Jatim Puspa kepada 8 Desa di Bojonegoro dengan sasaran 536 KPM, total anggaran Rp.1,524 Milyar untuk Tahun 2020. Sementara BKK BUMDes untuk 6 desa masing- masing 50 juta sehingga total 300 juta rupiah.

Seperti yang disampaikan dalam siaran pers yang diterima Suarasurabaya.net, Rinciannya untuk Jatim PUSPA di Kecamatan Margomulyo; Desa Margomulyo Rp.232.750.000, Desa Sumberejo Rp.266.875.000, dan Desa Meduri Rp. 177.750.000.

Di Kecamatan Tambakrejo; Desa Napis Rp. 245.875.000, Desa Mulyorejo Rp. 109.750.000, Desa Maling Mati Rp. 133.250.000, Desa Sukorejo Rp. 133.250.000. Dan Desa Sekar, Kecamatan Sekar Rp. 225.000.000.

Sedangkan untuk BUMDes terdiri dari; BUMDes Pilang Gede Gemilang, Desa Pilang Gede Kecamatan Balen, BUMDes Karya Mulya Desa Rendeng Kecamatan Malo, BUMDes Makmur Desa Bendo Kecamatan Kapas, BUMDes Tirta Abadi Desa Ngringin Rejo Kecamatan Kalitidu, dan BUMDes Arum Sejahtera Desa Sumber Arum kecamatan Dander, semuanya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Sehari sebelumnya, Gubernur Khofifah juga telah menyerahkan bantuan yang sama kepada 8 Desa di Malang dengan jumlah sasaran 532 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 8 Desa dengan total anggaran Rp.1,52 Milyar, untuk Tahun 2020.

Dengan Rincian Kecamatan Gedangan; Desa Sidodadi Rp. 175.125.000, Desa Gedangan Rp. 235.375.000, Desa Girimulyo Rp. 177.750.000. Kecamatan Pujon; Desa Pandesari Rp. 217.125.000, Desa Pujon Lor Rp. 130.625.000, Desa Tawangsari Rp. 198.750.000, Desa Madiredo Rp. 204.000.000. Dan Desa Pait Kecamatan Kasembon Rp. 190.875.000.

“Sore ini saya menyerahkan hibah usaha bagi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang siap mandiri, masing-masing Rp.2,5 juta, semoga membantu kemandirian para KPM dan lepas dari PKH,” ujar Khofifah, usai menyerahkan bantuan.

Khofifah menjelaskan, keberadaan Jatim Puspa ini diharapkan mampu menciptakan perempuan yang bisa berusaha meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarganya. Dengan demikian, perempuan ikut andil dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Jatim Puspa bertujuan untuk mempercepat penurunan kemiskinan perdesaan, dan meningkatkan keberdayaan sosial ekonomi rumah tangga miskin berbasis perempuan agar dapat keluar dari kemiskinan,” urai mantan Mensos RI ini.

Dijelaskan Khofifah, program Jatim Puspa diprioritaskan pada 15 Kabupaten kantong kemiskinan sebagaimana rekomendasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Program Jatim Puspa memberikan stimulan modal usaha produktif senilai Rp.2,5 juta setiap KPM dan tahun 2020 ini menjangkau 7.981 KPM di 117 Desa pada 15 Kabupaten dengan total anggaran Rp. 23,726 Milyar.

Sasaran Jatim Puspa adalah kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah Graduasi Mandiri Sejahtera. Rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan 8-12% terendah yang memiliki anggota rumah tangga perempuan usia produktif. Memiliki anak masih sekolah berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial. (lim)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2020
29o
Kurs