Senin, 30 November 2020

Rencana Aksi Tolak Omnibus Law, Polisi: Hindari Jalur Protokol

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi. Ribuan massa Gerakan Tolak Omnibus Law Jatim mulai membubarkan diri di Frontage Jl A. Yani Surabaya, Rabu (11/3/2020). Foto: Dok/Abidin suarasurabaya.net

Aksi unjuk rasa mendesak pembatalan Undang-Undang Cipta Kerja rencananya akan kembali digelar hari ini, Selasa (20/10/2020). AKP Tirto Kanit Dikyasa Lantas Polrestabes Surabaya mengatakan, aksi ini diikuti kurang lebih 1.300 peserta dari Federasi Serikat Pekerja dan kalangan mahasiswa.

Adapun sasaran utama aksi adalah di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo dan Kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura.

Massa buruh yang mengatasnamakan Gerakan Tolak Omnibus  Law (Getol) itu diperkirakan masuk Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB, dengan titik kumpul dimulai dari Bundaran Waru, Sidoarjo.

“Titik kumpul di Bundaran Waru untuk massa yang dari luar kota (Surabaya, red). Ada juga nanti dari Margomulyo, Karang Pilang. Nanti akan dikawal oleh petugas. Estimasi pukul 10.00 WIB, massa mulai masuk Surabaya,” kata Tirto kepada Radio Suara Surabaya.

Tirto menambahkan, pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan akan dilakukan situasional.

Namun demikian, pihaknya mengimbau agar pengguna jalan bisa mencari jalan alternatif untuk menghindari kepadatan, yang kemungkinan terjadi.

“Misalnya di Bundaran Waru yang menjadi titik kumpul. Kemudian saat aksi puncaknya lebih baik jalur protokol dihindari dulu,” ujarnya. (ang/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Surabaya
Senin, 30 November 2020
26o
Kurs