Rabu, 24 Juli 2024

Rumah Kita Akan Fokuskan Bantuan APD untuk Masyarakat Saat New Normal

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Irsyad Bupati Pasuruan menerima bantuan dari Yayasan Rumah Kita, di Pasuruan, Rabu (3/6/2020). Foto: Istimewa

Yayasan Rumah Kita sebagai mitra Sampoerna untuk Indonesia akan fokus menyalurkan pelbagai bantuan untuk masyarakat di masa new normal atau tatanan normal baru.

Andrianus Ketua Yayasan Rumah Kita mengatakan, yayasannya sudah menyalurkan bantuan ke berbagai daerah dan lokasi perlawan untuk mencegah penularan Covid-19.

Baik untuk Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya, juga untuk Pemkab Pasuruan. Penyaluran bantuan akan dilanjutkan ke Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Karawang.

“Target kami, ada sembilan kabupaten/kota di Indonesia yang akan kami suport dengan bantuan. Kami berharap, bantuan ini bisa mendukung teman-teman tenaga medis,” katanya.

Kalau di masa pandemi ini bantuan banyak berupa peralatan kesehatan dan APD untuk tenaga medis, di masa new normal sasaran bantuan Rumah Kita adalah masyarakat pada umumnya.

“Nanti akan kami fokuskan ke masyarakat. Karena kebutuhan APD masyarakat akan lebih banyak. Setiap hari masker harus ganti, harus sedia hand sanitizer, juga tempat cuci tangan di tempat kerja dan di jalan,” katanya.

Rabu (6/6/2020) sore, Yayasan Rumah Kita menyerahkan bantuan berupa APD dan ventilator untuk Pemerintah Kabupaten Pasuruan, RSUD Grati, dan RSUD Pasuruan di Kecamatan Bangil.

Ada dua unit alat ventilator untuk Pasuruan, 5.000 masker kain, 250 baju hazmat (hazardous material), 50 potong APD lengkap (full set APD), dan 200 unit face shield (pelindung wajah).

Irsyad Yusuf Bupati Pasuruan menerima langsung bantuan itu. Menurutnya, bantuan dari Rumah Kita datang di waktu yang tepat. Terutama ventilator yang memang sangat dibutuhkan untuk melawan Covid-19.

“Kami sudah pesan ventilator ini ke beberapa penyedia, tidak ada yang bisa memberikan kepastian. Ada yang bulan Juli, September, atau Oktober. Mungkin karena se-Indonesia banyak yang pesan,” ujarnya.

Irsyad mengaku juga mengecek stok peralatan dan APD. Ketersediaannya menurut dia terus berkurang. Dengan bantuan itu, setidaknya kebutuhan APD sebulan ke depan bisa terpenuhi.

Pemkab Pasuruan, kata Irsyad, berkomitmen untuk mengamankan tenaga kesehatan tidak hanya di Rumah Sakit rujukan, tetapi juga mereka yang ada di tingkat kecamatan dan desa.(den)

Bagikan
Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Rabu, 24 Juli 2024
31o
Kurs