Selasa, 22 September 2020

Rusmini Besut Siapkan Lakon Anyar, Buat ‘Ngedan’ ke Pasar Asem

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Rusmini mengingatkan penarik becak untuk memakai masker dengan benar di pasar Menur. Foto: Totok suarasurabaya.net

Masih dalam rangkaian mengingatkan masyarakat patuh protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, Meimura pelakon Besut dan Rusmini, Jumat (7/8/2020) siapkan lakon anyar untuk ‘ngedan’ ke Pasar Asem, Simomulyo Surabaya.

“Masih mencari lakon apa yang cocok dimainkan di sana. Kemarin setelah dari Pasar Menur, beberapa kawan yang tinggal di dekat kawasan pasar Asem, Simomulyo menghubungi dan menanyakan kapan blusukan ke Pasar Asem. Ini kami masih pilihkan lakon apa yang cocok,” terang Meimura.

Meimura yang memang sutradara Ludruk menyampaikan bahwa dirinya memang masih memikirkan lakon apa yang cocok ditampilkan di pasar yang pernah di lockdown lantaran ditemukan pedagang yang reaktif dan positif Covid-19 ketika itu.

“Kami punya istilah untuk aksi kesenian di pasar-pasar itu sebagai ngedan. Tapi ngedan dengan menyampaikan pesan-pesan penting dan kontekstual dengan kondisi saat ini, yaitu pandemi Covid-19 dan protokol kesehatan. Ini tetap penting disampaikan dan diingatkan pada masyarakat luas,” kata Meimura.

Dari dua pasar yang sudah didatangi Meimura dalam penampilan Besut dan Rusmini, yaitu Pasar Menur dan Pasar Soponyono, betapa masih banyak ditemukan warga masyarakat yang tidak memakai masker. Termasuk mereka yang memakai masker tetapi salah kaprah dan tidak sesuai kebutuhan.

Meimura menyadari bahwa sejatinya persoalan memakai masker di masa pandemi ini lebih pada kesadaran sekaligus kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan. “Dan itu tidak mungkin hanya bisa diingatkan oleh satu orang saja. Ini adalah pekerjaan kolektif kita bersama. Tanggungjawab bersama yang harus dijalankan,” tegas Meimura.

Sebagai seniman, Meimura menyadari hanya punya kemampuan yang sangat terbatas. “Tetapi sebagai seniman juga punya tanggungjawab kepada masyarakatnya, dalam kaitannya dengan lingkungan, dan hari-hari ini kita semua menghadapi pandemi Covid-19, maka kami ikut mengingatkan masyarakat melalui cara kami,” kata Meimura.

Kalau di Pasar Soponyono, Rungkut Surabaya, Jumat (7/8/2020) Meimura menampilkan sepasang sosok legenda Ludruk yaitu Besut dan Rusmini, kemudian blusukan ke dalam pasar untuk mengingatkan masyarakat, pedagang dan pembeli untuk tidak lupa memakai masker, selanjutnya Meimura masih mencoba mencari peran atau lakon yang cocok.

“Yang pasti kami punya niatan untuk ngedan ke pasar-pasar yang memang merupakan tempat interaksi banyak warga masyarakat. Kami juga ingin melihat bagaimana kondisi riil di lapangan tentang kesadaran masyarakat untuk patuh protokol kesehatan dengan satu diantaranya memakai masker itu. Kami mengajak masyarakat patuh,” pungkas Meimura.(tok/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Selasa, 22 September 2020
33o
Kurs