Sabtu, 16 Januari 2021

Sambut Sumpah Pemuda 2 Inspirator Berbagi di Webinar SATU Indonesia

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Resika Caesaria sukses dengan waralaba Cimol, jadi inspirator bagi anak muda sambut Sumpah Pemuda. Foto: Humas Astra

Semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah menuju masyarakat Indonesia yang adil dan makmur serta berdaulat. Webinar SATU Indonesia, hadirkan Resika Caesaria dan Jerome Polin, 2 inspirator bagi anak muda Indonesia, sambut Sumpah Pemuda.

Semangat yang serupa datang dari Resika Caesaria wanita muda asal Banyumas, Jawa Tengah, penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2014 yang melalui usaha cimolnya, Cika, panggilan akrabnya, memberikan penawaran yang luar biasa: waralaba gratis. Alhasil, dalam waktu 15 tahun, Cika memiliki 400 mitra.

“Iya kami sebut mitra, karena ini kan kerja sama. Bukan aku bosnya di sini, tapi mereka menjadi bos untuk mereka sendiri. Kalau mau dapat hasil (penjualan) yang tinggi, ya silahkan yang rajin. Tapi kalau tidak, ya akan sedikit dapatnya,” terang Cika.

Itulah semangat yang terus dikobarkan oleh Cika dalam kehidupan sehari-harinya dan juga pada webinar bertema: Semangat Pemuda Indonesia, bersama content creator Jerome Polin, Senin (12/10/2020) melalui channel Youtube SATU Indonesia.

Webinar ini merupakan hasil kolaborasi Astra bersama GK|Hebat akselerator yang membantu pelaku usaha mikro kecil dengan dipandu oleh host dan presenter Patricia Gouw. Pada webinar ini, Cika berbagi pengalamannya menyeleksi mitranya. Hanya mereka yang belum memiliki pekerjaan dan termasuk golongan kurang mampu yang bisa menerima peluang usaha cuma-cuma ini.

“Karena dari awal niat kami adalah membantu yang membutuhkan. Orang-orang yang membutuhkan inilah yang mau berjuang sekuat tenaga untuk meningkatkan taraf hidupnya masing-masing,” lanjut Cika.

Sementara itu, Jerome Polin pada webinar bertajuk Semangat Pemuda Indonesia, berbagi cerita tentang semangatnya dalam berjuang meraih beasiswa kuliah di salah satu Universitas terkemuka di Jepang. Perjuangan mendapatkan beasiswa itu ia lakukan sejak duduk di bangku SMA. Jerome terus belajar hingga di cap sebagai kutu buku, lantaran sangat rajin belajar di manapun, bahkan di angkutan umum.

“Benar-benar niat aku waktu dulu. Aku nggak main media sosial. Bisa dibilang aku kurang bergaul, ketika jam istirahat aku ke perpustakaan mengerjakan soal matematika. Pada saat pulang sekolah, aku langsung pulang ke rumah dan di angkot pun aku belajar,” terang Jerome.

Kini Jerome memiliki akun Nihongo Mantappu yang subscriber-nya mencapai 4,6 juta. Isi kontennya mayoritas keseharian Jerome di Jepang yang menghibur sekaligus memberikan edukasi. Semangat Cika dan Jerome dalam meraih cita-citanya sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.(tok/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan di Margorejo

PickUp Mogok di Flyover Waru

Pantauan Lalu Lintas Wonokromo arah A.Yani

Rusak, Berlubang, dan Bergelombang

Surabaya
Sabtu, 16 Januari 2021
26o
Kurs