Kamis, 22 April 2021

Warga Antusias Ikuti Rapid Tes Massal di Gedung Juang 45 Surabaya

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Rapid tes massal di Gedung Juang 45, Kota Surabaya pada Jumat (12/6/2020). Foto: Istimewa

Tes rapid massal yang diselenggarakan Badan Intelijen Negara (BIN) di Gedung Juang 45 Surabaya di hari kedua, Jumat (12/6/2020), mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat. Terbukti hingga pukul 08.00 WIB, antrean peserta sudah mencapai 500 orang.

Hudaya selaku Lurah Pakis mengatakan, antuasiasme ini sudah terlihat sejak tes hari pertama, Kamis (11/6/2020) kemarin, yang diikuti hingga 1000 peserta.

Antrean peserta yang diperiksa petugas sebelum mengikuti rapid test massal di Gedung Juang 45, Surabaya, Jumat (12/6/2020). Foto: Istimewa

“Pelaksanaan sama seperti kemarin, bila sampai 500 (peserta), penyelenggara akan pending dulu, kemudian melihat sikon (situasi dan kondisi). Bila ada antrean lagi, mereka buka nomor lagi sampai memenuhi 1000,” kata Hudaya kepada Radio Suara Surabaya, Jumat pagi.

Rapid tes massal yang digelar Badan Inteligen Negara (BIN) di Gedung Juang 45, Surabaya pada Jumat (12/6/2020). Foto: Istimewa

Tes massal ini melayani masyarakat umum baik yang ber-KTP Surabaya maupun luar Surabaya dan dibuka maksimal sampai jam 16.00 WIB.

Peserta yang datang diminta untuk mematuhi protokol kesehatan dengan melalui pemeriksaan suhu, wajib memakai masker dan menjaga jarak. Penerapan protokol kesehatan dikawal oleh personil Linmas, Satpol PP dan petugas kesehatan.

Jika nantinya ada peserta yang reaktif, lanjut Hudaya, maka mereka langsung dibawa ke mobil laboratorium untuk dilakukan tes swab secara gratis. Setelah di tes swab, peserta menunggu hasilnya selama 2-3 hari sembari melakukan karantina. Pihak penyelenggara akan memberikan opsi, apakah mau diisolasi di hotel rujukan Pemkot Surabaya atau mampu melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kemarin itu dari 1000 orang yang di tes, ada 76 yang reaktif dan langsung dirujuk langsung mengikuti tes swab. Menunggu hasilnya 2-3 hari melalui puskesmas atau di SMS penyelenggara masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menanggapi soal keluhan peserta tentang kesiapan toilet di lokasi. Menurutnya, penyelengga sudah menyiapkan toilet portabel sehingga pelaksanaan tes bisa berjalan dengan lancar.

“Kebetulan sudah ada toilet portabel, kemarin alhamdulillah lancar tidak ada kendala,” tutupnya.(tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Kamis, 22 April 2021
29o
Kurs