Sabtu, 25 Juni 2022

BMKG: 26-30 Januari, Waspadai Banjir Rob di Pesisir Surabaya

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi. Beberapa nelayan di Kenjeran Surabaya menyandarkan perahunya menghindari ombak tinggi, Jumat (13/11/2020). Foto: Dok/Totok suarasurabaya.net

BMKG Maritim Klas II Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini terjadinya banjir rob di wilayah pesisir Surabaya. Banjir rob ini diprakirakan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 26 hingga 30 Januari 2021.

Dalam rilis resmi yang diterima suarasurabaya.net, Selasa (26/1/2021), wilayah yang harus diwaspadai terjadinya fenomena pasang maksimum yang ketinggiannya mencapai 130-140 cm dari permukaan laut di antaranya Pesisir Sidoarjo (pukul 22.00 – 24.00 WIB), Daerah Pelabuhan Surabaya (pukul 21.00 – 24.00 WIB), Pesisir Surabaya Timur (pukul 22.00 – 24.00 WIB), Pesisir Surabaya Barat (pukul 22.00 – 24.00 WIB), dan Pesisir sekitar Pamekasan (pukul 21.00 – 23.00 WIB).

Hal itu dapat berdampak dengan munculnya genangan air setinggi 10-30 cm yang dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan.

Taufiq Hermawan Kepala BMKG Maritim Kelas II Tanjung Perak mengatakan, potensi rob disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia akibat fase bulan purnama (full moon/spring tide).

“Sehingga potensi tinggi gelombang laut yang terjadi diperkirakan mencapai 2-3 meter di Laut Jawa dapat berperan peningkatan kenaikan tinggi muka air laut di daerah Pesisir Jawa Timur,” ujarnya.

Untuk itu, kata Taufiq, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG. (ang/lim)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 25 Juni 2022
30o
Kurs