Senin, 27 Juni 2022

Cegah Masuknya Virus Varian Botswana, DPR Desak Pemerintah Tutup Akses dari Afsel

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi - Varian baru virus Coronavirus, Covid-19 SARS-CoV-2. Foto: Shutterstock/Antara

Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua DPR RI mengingatkan pemerintah dan masyarakat mewaspadai penyebaran Virus Corona dengan kode B.1.1.529 atau Varian Botswana.

Karena, virus varian baru yang terdeteksi menyebar di beberapa daerah Afrika Selatan disinyalir lebih gampang menular, lebih berbahaya dan berpotensi mengurangi khasiat vaksin.

Maka dari itu, Dasco meminta Kementerian Kesehatan segera melakukan penelitian, mencari informasi dan data yang akurat terkait Virus Corona Varian Botswana.

Dasco juga mendesak pemerintah untuk sementara waktu melakukan pembatasan perjalanan orang dari Afrika Selatan dan negara-negara lain yang ada kasus infeksi Virus Corona varian baru.

“Saya pikir, pembatasan itu penting dilakukan sebagai upaya mencegah, mitigasi dan melindungi rakyat Indonesia dari varian virus baru Covid-19,” ujarnya.

Selain menutup akses sementara, legislator Partai Gerindra itu berharap Pemerintah Indonesia memperketat pemeriksaan kesehatan Warga Negara Indonesia yang baru selesai bepergian dari luar negeri.

Para pelaku perjalanan dari luar negeri wajib menjalani karantina dan pemeriksaan PCR untuk memastikan tidak membawa masuk virus varian baru.

“Menghadapi Varian Delta saja kita sudah kewalahan, rumah sakit penuh, para nakes kelelahan, obat-obatan susah, oksigen sulit dan berjatuhan korban meninggal yang tidak sedikit. Oleh karenanya, Pemerintah harus mengambil langkah tegas agar varian B.1.1.529 yang katanya lebih ganas daripada Varian Delta tidak masuk ke negara kita,” tegasnya.

Sekadar informasi, organisasi kesehatan dunia (WHO) masih meneliti lebih lanjut mengenai Virus Corona Varian Botswana.

Organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa itu belum menentukan virus tersebut masuk golongan Variant of Concern atau Variant of Interest.

Sekarang, sejumlah negara sudah memberlakukan larangan masuk pelaku perjalanan dari beberapa negara Afrika.(rid/dfn/den)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 27 Juni 2022
26o
Kurs