Selasa, 7 Desember 2021

Dinkes Surabaya Sarankan Pasien Covid-19 yang Stabil Dipindah ke Asrama Haji

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ruang isolasi untuk warga terpapar Covid-19 di Asrama Haji Surabaya. Foto : Humas Pemkot Surabaya

Febria Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengatakan, kapasitas Asrama Haji Sukolilo tidak penuh untuk pasien Covid-19. Dia menyarankan, pasien yang sudah stabil dari perawatan di rumah sakit, bisa diarahkan ke Asrama Haji Sukolilo agar RS tersebut tidak penuh.

“Oh ya gak lah. Di Asrama Haji nggak penuh. Kita siapkan 1000 bed, padahal kapasitas itu ada 1.600 bed. Ya mudah-mudahan nggak terpakai lah ya,” ujar Febria di Balai Kota Surabaya, Selasa (12/1/2021).

Menurut Febria, posisi sekarang pasien Covid-19 yang karantina di Asrama Haji sebanyak 168 pasien, lalu 63 pagi ini pulang. “Jadi tinggal 100 berapa,” katanya.

Febria berkata, agar bed di RS rujukan tidak penuh, pasien yang sudah stabil dapat dipindah ke Asrama Haji. Dia menambahkan, telah menyiapkan di gedung Sofa Asrama Haji seperti IGD.

“Di situ sudah kita siapkan seperti layaknya IGD. Di (gedung) Sofa baru sekitar 10-an pasien. Baru lantai 1 yang terisi, yang lantai dua dan tiganya kosong,” katanya.

Sebelumnya, dokter Muhammad Ardian, Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya mengatakan, pada Senin (11/1/2021) malam, kapasitas High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo (Surabaya Raya) sudah terisi penuh.

Data dari Covid Hub pada Senin malam, kapasitas HCU 128 bed, terisi 128, jadi seratus persen terisi. Lalu ICU kapasitas 118 juga terisi semua, 118 bed. (bid/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
24o
Kurs