Selasa, 24 November 2020

Pasien OTG Mulai Tempati Gedung Asrama Haji yang Disulap Seperti Hotel

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Dua gedung tempat isolasi Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya ini disulap layaknya hotel untuk kenyamanan pasien yang dikarantina. Foto: Istimewa

Ruang isolasi Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya mulai ditempati pasien sejak Sabtu sore (16/5/2020). Dua gedung tempat isolasi ini disulap layaknya hotel untuk kenyamanan pasien yang dikarantina.

Beberapa jam sebelum ditempati pasien, petugas Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya menggelar simulasi bagaimana protokol menerima pasien Covid-19. Mulai dari pintu gerbang khusus, berhenti di pos jaga, diperiksa petugas medis hingga diantar ke kamarnya masing-masing.

Irvan Widyanto Kepala Satpol PP Surabaya yang memimpin simulasi dan pembersihan asrama itu mengatakan, sejak tiga hari lalu sudah melakukan pembersihan kawasan Asrama Haji, terutama dua gedung yang dijadikan tempat isolasi.

Petugas dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), personel Satpol PP, Linmas, dan beberapa Satgas lainnya bergotong-royong membersihkan dan mensterilkan gedung tersebut, sehingga siap untuk ditempati pasien.

“Jadi, ini kan sebelumnya gedung kosong dan hanya dipakai setahun sekali. Makanya kami kerja bakti di sini sudah tiga harian. Kami bersihkan semuanya dan sterilkan semuanya. Bed dan sprainya yang rusak kami ganti, dan semua fasilitasnya kami lengkapi, sehingga tidak kalah dengan yang di hotel,” kata Irvan di sela-sela memandu simulasi.

Bahkan, di setiap kamar itu sudah dilengkapi fasilitas seperti sabun mandi, sabun cuci, sampo, sisir, masker, hand sanitizer dan barang-barang kebutuhan lainnya, termasuk bak, embernya, dan sapunya, sehingga diharapkan mereka bisa bersih-bersih sendiri dan mencuci sendiri di dalam kamar.

Di samping itu, Hotel Asrama Haji itu juga dilengkapi ruangan medis beserta peralatan medis yang cukup lengkap. Perawat dan dokternya juga telah dipersiapkan di tempat isolasi tersebut. Bahkan, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya juga mempersiapkan mainan untuk anak-anak mereka.

“Intinya, kami buat mereka nyaman berada di sini seperti tinggal di rumahnya atau tinggal di hotel, karena fasilitas di sini tidak kalah dengan fasilitas hotel,” tegasnya.

Oleh karena itu, hari ini dicek kesiapan dan kelengkapannya, sehingga diharapkan warga yang akan masuk ke Hotel Asrama Haji ini tidak memikirkan kebutuhan lainnya. Sebab, di sini sudah disediakan semuanya.

“Jadi, mereka tinggal masuk dan menikmati semua fasilitas di sini,” kata dia.

Ruang isolasi Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Foto: Istimewa

Irvan memastikan bahwa Hotel Asrama Haji itu kapasitasnya mampu menampung 375 pasien. Rencana sementara, akan diisi 239  pasien, sehingga dia memastikan bahwa semuanya sudah dipersiapkan dengan matang.

“Kita juga persiapkan kamar untuk satu keluarga. Maksimal satu keluarga itu lima orang dalam satu kamar. Semoga Hotel Asrama Haji ini mampu menampung saudara-saudara kita yang OTG dengan confirm dan rapit tes reaktif, sehingga mereka cepat sembuh,” katanya. (bid/ang/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Selasa, 24 November 2020
32o
Kurs