Kamis, 11 Agustus 2022

Erick Thohir: BPOM Telah Sertifikasi Produksi 100 Juta Vaksin Covid Bio Farma

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Erick Thohir Menteri BUMN mengunjungi Pabrik PT Bio Farma, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: Istimewa

Erick Thohir Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) memastikan kesiapan produksi 100 juta vaksin Covid-19 oleh Bio Farma telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Alhamdulillah juga saya sudah pastikan sesuai dengan arahan saya di awal, saya ingin Bio Farma mempersiapkan kapasitas produksi. Alhamdulillah kapasitas untuk produksi 250 juta vaksin sudah siap, dengan 100 juta vaksin sudah ada sertifikat dari BPOM untuk bisa memproduksi,” ujar Erick Thohir di Bandung, dilansir Antara, Kamis (7/1/2021).

Menurut Menteri BUMN itu, proses produksi vaksin Covid-19 oleh Bio Farma sudah sesuai standar BPOM, dan tentunya sudah pasti sesuai standar internasional.

“InsyaAllah untuk 150 juta-nya lagi masih membutuhkan izin lagi dari BPOM. Mudah-mudahan BPOM mendukung supaya kapasitas produksinya 250 juta vaksin,” kata Erick.

Erick Thohir juga berharap pada pekan kedua Januari, bahan baku untuk produksi vaksin Covid-19 sudah datang, sehingga vaksin Covid-19 ini tentunya merupakan hasil produksi Bio Farma.

Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir lagi karena vaksin Covid-19 yang diproduksi sudah sesuai dengan standar yang berlaku.

“Karena itu saya cek juga kesiapan produksi vaksin Covid-19, alhamdulillah Bio Farma juga sudah mempersiapkan dengan baik. Jadi  kedatangan saya di sini (Bio Farma) ingin memastikan infrastruktur vaksin baik untuk distribusi maupun produksi sudah sesuai dengan standar yang kita inginkan sejak awal,” ujarnya.

Erick juga berharap vaksinasi ini bisa berjalan dengan baik dan Kementerian BUMN serta Bio Farma mencoba untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya agar masyarakat Indonesia bisa divaksinasi dengan baik.

Sebelumnya Joko Widodo Presiden menargetkan hingga Maret 2021 sebanyak 29,55 juta dosis vaksin Covid-19 sudah terdistribusi ke daerah, sehingga vaksinasi bisa segera dilaksanakan di daerah.

Presiden juga menargetkan untuk bulan Januari sebanyak 5,8 juta vaksin harus masuk ke daerah, bulan Februari itu 10,45 juta vaksin harus didistribusikan lagi ke daerah, kemudian Maret 13,3 juta vaksin juga harus terdistribusi. (ant/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Surabaya
Kamis, 11 Agustus 2022
27o
Kurs