Selasa, 15 Juni 2021

Gus Muhdlor Minta Buruh Tetap di Rumah dan Tidak Minta Kenaikan UMK Saat May Day

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo menyampaikan sambutan dalam acara Silaturahmi bersama buruh dan Khofifah Gubernur Jatim. Foto: Humas Pemprov Jatim

Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo meminta buruh tetap di rumah saat May Day atau Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2021 mendatang.

Selain karena masih di tengah Bulan Puasa Ramadan, bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu beralasan, pandemi Covid-19 di Sidoarjo juga belum berakhir.

“Sudahlah kita puasa saja, ibadah saja di rumah. Saya yakin selama diskusi ini konstruktif, 1 Mei ke depan kita tetap di rumah, titik temu hari ini adalah pengusahanya tetap tidak mati, buruhnya tetap sejahtera,” katanya.

Dia sampaikan itu dalam Cangkruan Silaturahmi bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Sekdaprov, Kepala Disnaker Jatim, Kapolres, dan stakeholder terkait di Cafe and Resto Eksekutif, Sidoarjo, Jumat (23/4/2021).

Kegiatan itu diinisiasi oleh Ahmad Fauzi Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur. Dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (24/4/2021), kegiatan itu juga dihadiri 55 ketua serikat buruh di Jatim.

Selain meminta buruh di rumah saat May Day, Gus Muhdlor juga berharap pertemuan itu menjadi awal diskusi yang baik supaya buruh sejahtera tetapi investor tidak mati. Sehingga tujuan stakeholder berkepentingan bisa tercapai.

Dia juga meminta buruh tidak meminta kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) pada 2022. Dia khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bila ada kenaikan UMK pada 2022.

“Investor akan lari ke daerah lain yang UMK-nya lebih kecil daripada Sidoarjo,” katanya.

Ahmad Fauzi Ketua DPD SPSI Jawa Timur bilang, UMK, UMP, UMSK Jatim 2021 adalah UMK paling solutif.

“Saya menyampaikan di mana-mana, khususnya dalam 6 bulan terakhir, Provinsi Jawa Timur tidak punya utang (kepada buruh),” ujarnya.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur berterima kasih kepada Fauzi yang menginisasi silaturahmi itu menjelang peringatan Mayday.

Menurutnya, mutual understanding itu penting untuk saling memahami kondisi dan saling menginspirasi antara buruh dengan pemerintah.

“Untuk THR, kami sampaikan kepada seluruh pengusaha agar bisa menyelesaikan H-10 atau H-7. Insyaallah Senin kami luncurkan posko (pengaduan),” ujarnya.

Pemprov Jatim, kata Khofifah, akan menyiapkan 55 desk di 38 kabupaten/kota di Jatim, juga di 16 Balai Latihan Kerja (BLK) dan juga di Kantor Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Selasa, 15 Juni 2021
26o
Kurs