Jumat, 21 Juni 2024

Hari Ini Gelar Perkara di Polda Jatim Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Sekolah SPI Batu

Laporan oleh Anton Kusnanto
Bagikan
Gelar perkara terkait dugaan pelecehan seksual di sekolah SPI digelar Kamis siang ini (5/8/2021), bertempat di Direktorat Reskrim Umum, Polda Jatim. Foto: dok. suarasurabaya.net

Kasus dugaan pelecehan seksual di SMA SPI Kota Batu sampai sekarang masih dalam penanganan Polda Jatim. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.

Untuk menemukan kebenaran material serta kepentingan penyidikan terhadap kasus kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh JE (49), pemilik sekaligus pengelola SMA SPI Kota Batu, Kamis siang ini (5/8/2021), bertempat di Direktorat Reskrim Umum, Polda Jatim melakukan gelar perkara.

Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) nampak memasuki ruang rapat Pratisara Widya Lt. 2 Direskrimum Polda Jatim, bersama saksi pelapor, perwakilan LBH Surabaya sebagai kuasa hukum pelapor, serta dari lembaga perlindungan saksi dan korban.

Namun tidak nampak terlapor maupun kuasa hukum dalam gelar perkara kali ini.

Sebelumnya Aris Merdeka Sirait Ketua Komnas PA melaporkan kasus pelecehan seksual di sekolah SPI setelah menerima aduan dari sejumlah terduga korban.

Berdasarkan hasil investigasi yang Komnas PA lakukan, JE juga diduga melakukan kekerasan fisik, verbal, serta eksploitasi anak untuk kepentingan ekonomi.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi dari tahun 2009. Sudah ada 14 saksi korban yang telah dimintai keterangan sekaligus visum oleh Polda Jatim.

Sementara itu, sebelumnya JE telah memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Jatim. Recky Bernadus Surupandy Kuasa Hukum JE mengatakan, pemeriksaan terhadap kliennya itu baru sebatas saksi.

JE sudah tiga kali diperiksa, termasuk kepala sekolah dan ketua yayasan juga sudah dimintai keterangan. Pihaknya mengakui akan mentaati dan mengikuti proses hukum dari pihak kepolisian.

Recky menegaskan tuduhan terhadap kliennya, sampai sekarang belum terbukti. Dia bilang, pihak kepolisian sudah menerima laporan dari para terduga korban dan melakukan penyelidikan. Dia meminta semua pihak menghormati proses penyelidikan itu. (ton/ipg)

Berita Terkait

..
Surabaya
Jumat, 21 Juni 2024
30o
Kurs