Senin, 3 Oktober 2022

Istri Eri Cahyadi Sinergikan Bunda PAUD dan PKK Tangani Stunting di Surabaya

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Rini Indriyani dikukuhkan menjadi Bunda PAUD Surabaya Foto: Humas Pemkot Surabaya

Rini Indriyani istri Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya secara resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Surabaya, Senin (20/9/2021) kemarin.

Pelantikannya langsung dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Rini mengaku sudah menyiapkan program grand design untuk lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, hari ini saya sudah dilantik menjadi Bunda PAUD Kota Surabaya, ke depan kami punya beberapa program,” katanya.

Dari sejumlah program itu, Rini menyampaikan, salah satunya adalah pembentukan Bunda Paud di tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Surabaya.

Selain itu, dia akan menginisiasi pembentukan dasar hukum untuk Bunda PAUD Holistik Integratif yang mencakup Gugus Tugas PAUD dengan sinergitas bersama dinas terkait.

“Pengembangan Bunda PAUD Holistik Integratif juga menjadi rancangan program kami dalam 5 tahun ke depan,” kata Rini.

Rini Indriyani yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya memaparkan, Bunda PAUD tidak akan bisa bergerak sendiri. Butuh sinergitas dari semua pihak. Terutama peran dinas terkait maupun Tim Penggerak PKK itu sendiri.

“Karena Bunda PAUD juga mencakup banyak sektor. Seperti kesehatan, pendidikan, pola asuh, maupun kesehatan lingkungan. Untuk itu kita harus bersinergi dengan PKK dan dinas terkait,” kata Rini.

Ada sejumlah keterkaitan program antara Bunda PAUD dan PKK di Kota Surabaya. Salah satu contoh program yang relevan adalah pencegahan stunting di Kota Surabaya.

Program pencegahan stunting menjadi fokus utama Rini. Dia menyatakan, stunting akan memunculkan kompleksitas dampak yang meliputi berbagai faktor.

Baik dalam hal pendidikan, kesehatan, maupun pola asuh anak. “Sehingga alangkah baiknya kita meminimalisir sebelum pasangan muda menikah, kita hentikan stunting, kita berikan pengarahan,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Rini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dalam upaya mencegah stunting di Kota Surabaya, termasuk juga upaya mencegah angka kematian ibu dan bayinya.

Rini berharap, program dan grand design lima tahun ke depan dapat mewujudkan anak-anak Surabaya yang hebat, yang termasuk dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik PAUD.

“Mohon doanya semoga bisa berjalan dengan baik dan kita bisa menciptakan anak-anak Surabaya yang hebat,” kata Rini.(wld/iss/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Senin, 3 Oktober 2022
26o
Kurs